foto (ist)
KABAR-SATU,MAKASSAR — Dr.Ir.Drs.H.Alimuddin Saban Miru, M.Pd, dinobatkan sebagai Juara 2 kategori Dosen Pengabdi Inovatif Universitas Negeri Makassar (UNM) 2026. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian acara Dies Natalis UNM ke-65. Penghargaan ini diberikan atas capaian dan kontribusi Alimuddin di bidang pengabdian kepada masyarakat selama tiga tahun terakhir, yakni 2024 hingga 2026, yang dinilai unggul dan konsisten.
Sepanjang periode tersebut, Lelaki kelahiran Pinrang 23 juni 1963 lalu ini tercatat aktif memimpin maupun terlibat dalam sejumlah program pengabdian berskala nasional dan internasional. Pada 2025 dan 2026, ia memperoleh dana hibah dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM-DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk program Pemberdayaan Desa Binaan (PBD) berbasis wilayah, dengan dirinya sebagai ketua pelaksana.
Masih pada 2025, ia juga berperan sebagai ketua pendamping dalam Program Kosabangsa Kemendiktisaintek yang bermitra dengan Sekolah Tinggi Teknologi (STTEK) Bontang, Kalimantan Timur.
Selain itu, pria yang yang memiliki jabatan akademik sebagai letkol kepala di UNM ini turut serta sebagai anggota dalam program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) berbasis masyarakat, serta menjabat sebagai ketua pelaksana pada program PKM PNBP Fakultas Teknik UNM 2025. Ia juga tercatat terlibat dalam pengabdian internasional hasil kerja sama dengan Kedutaan Besar Malaysia pada 2024.
Beberapa program pengabdian lain yang telah dilaksanakan di antaranya PKM Teknologi Pengelolaan Air Limbah Domestik menggunakan konstruksi bak penampungan di Kelurahan Kaca, Kabupaten Maros, serta PKM Model Konstruksi Bak Penampungan Air Kotor untuk rumah tangga yang berwawasan lingkungan.
“Tiga tahun terakhir pula kami melakukan pengabdian yang dinilai PNBP UNM, di mana saya ditugaskan sebagai koordinator pelaksana tim terpadu pengabdian masyarakat,” katanya.Senin (3/8/2026).
Di luar itu,lelaki yang memiliki bidang keahlian pendididkan tehnik eletro dan pendididkan kependududkan dan linghkungan hidup ini turut mencatatkan sejumlah capaian berupa Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari hasil pengabdiannya selama tiga tahun terakhir. Di antaranya adalah HKI penerapan oven pengering rumput laut, HKI bakso berbahan rumput laut, serta HKI perawatan oven pengering rumput laut berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), di samping sejumlah karya pengabdian lain yang tidak dapat disebutkan satu per satu.
Menanggapi penghargaan yang diterimanya, Alimuddin mengaku bersyukur dan menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan.
“Sebagai pengabdi tanpa batas, saya merasa sangat terhormat dan bahagia menerima penganugerahan Award 2026 UNM sebagai Pengabdi Inovatif. Terima kasih atas apresiasi yang luar biasa ini kepada Ibu Plt Rektor UNM. Semoga ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkarya, berinovasi, dan berdampak bagi masyarakat di daerah 3T tertinggal, terdepan, terluar rawan bencana, dan pascabencana,” katanya.
Hen









