Daerah

Oknum Pejabat Eselon II Takalar Diduga Kuasai Proyek, DPRD Diminta Panggil 4 Kepala OPD Ini

219
×

Oknum Pejabat Eselon II Takalar Diduga Kuasai Proyek, DPRD Diminta Panggil 4 Kepala OPD Ini

Sebarkan artikel ini

Ilustrasi

KABAR-SATU,TAKALAR —- Sejumlah kalangan mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Takalar, memanggil para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar, terkait adanya oknum pejabat eselon II yang diduga kuat menguasai puluhan paket proyek pembangunan.

“DPRD Takalar dalam hal ini Komisi III yang membidangi urusan Pembangunan, harus mengambil tindakan tegas dengan memanggil para kepala OPD untuk dimintai klarifikasi apakah betul ada oknum pejabat eselon II lingkup Pemkab Takalar yang menguasai puluhan paket proyek atau tidak?,” pinta Nasrul, salah seorang pemuda Takalar yang merintis karirnya di Kota Makassar.

Berdasarkan data yang diperoleh, lanjut dia, puluhan paket proyek yang diduga menjadi jatahnya oknum pejabat eselon II itu tersebar disejumlah OPD. Diantaranya, di Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUTRPKP), Dinas Perikanan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Dinas Pertanian Takalar.

“Di Disdikbud Takalar misalnya, disana itu ada puluhan paket proyek rehab sekolah yang diduga kuat miliknya oknum pejabat eselon II itu. Sedangkan di tiga Dinas lainnya, lebih banyak lagi paketnya, yang berkedok sebagai Pokir-nya para anggota dewan. Nah, ini yang mesti ditelusuri oleh Komisi III dengan memanggil para kepala OPD untuk dimintai klarifikasi, dan mengungkap identitas oknum pejabat eselon II itu ke publik,” pungkasnya.

“Jika para anggota DPRD Takalar diam, maka tidak perlu dipilih. Karena tidak layak dipilih sebagai wakil rakyat. Sebab, dewan mestinya responsif mau bersuara terhadap penderitaan dan keluhan masyarakat Takalar,” tukas Nasrul menambahkan, saat dihubungi via telepon WhatsApp, Kamis (28/9/2023) malam.

din

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page