Beberapa kue tradisional hasil karya murid SDN 213 Lagoci (foto Ono)
KABAR-SATU, SOPPENG — Sekolah Dasar (SD) Negeri 213 Lagoci, sebuah sekolah dasar di Kecamatan Liliriaja, menggelar “Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)” bagi siswa kelas 1 dan 4.
Acara ini menjadi ajang bagi siswa untuk memamerkan hasil kreativitas mereka dalam membuat berbagai kue tradisional serta prakarya lain.
Kegiatan yang bertemakan “Menumbuhkan kemampuan Berkreativitas dan Berwirausaha” ini mendapat antusias yang tinggi dari seluruh siswa.
Kepala Sekolah SDN 213 Lagoci, Aminah S.Pd, menuturkan, kegiatan tersebut merupakan salah satu muatan pembelajaran pada kurikulum “Merdeka yang akan di terapkan di sekolah gelar karya P5 “market day”
Kata dia, dalam pameran ini, siswa kelas 4 memperlihatkan berbagai macam kue tradisional yang mereka hasilkan. Beberapa di antaranya, Didoro pangi, Onde onde, Gigapong (taripang Red), Cangkoneng, Dange, Jompo jompo, Beppa lame, Bandang bandang, Putu pesse, Apang, serta barongko.
Tidak hanya itu, siswa-siswi juga menunjukkan kreativitas mereka dengan menciptakan kue-kue unik seperti Dona, Onde onde lame, Roti bere, Dadara, dan buroncong.
“Keberagaman jenis kue yang dipamerkan menunjukkan tingkat kreativitas yang tinggi dari para siswa,”pungkasnya.
Sementara, Pengawas Gugus 20 Kecamatan Liliriaja, Karmawati S.Pd,M.Pd menjelaskan, Kegiatan P5 Merupakan Bagian dari Implementasi Kurikulum Merdeka yaitu kegiatan Ko-Kurikuler
Ia mengakui,apa yang dihasilkan siswa dan siswi merupakan hal yang sangat positif, karena mereka dapat mengembangkan keterampilan berwirausaha sejak dini.
Ia meyebut, dalam pembuatan hasil karya tersebut terdapat beberapa elemen penting, seperti kreativitas, inovasi, dan kerja kelompok.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat lebih dikembangkan di masa depan dengan adanya proyek-proyek lain yang dapat melibatkan siswa dalam mengembangkan kreativitas dan wirausaha.
Dengan suksesnya “Gelar Karya P5” di SDN 213 Lagoci, para siswa telah membuktikan kemampuan mereka dalam berkreasi dan menghasilkan karya-karya unik.
Semoga kegiatan serupa dapat terus digalakkan di sekolah-sekolah lain sebagai langkah untuk meningkatkan kreativitas dan jiwa wirausaha para siswa di Indonesia terkhusus di Kabupaten soppeng
Hen/Bar

































