foto (dok)
KABAR-SATU,SOPPENG — puluhan siswa kelas IV SDN 193 Tettikenrarae mengikuti kegiatan wisata edukasi ke Perpustakaan Daerah Kabupaten Soppeng dan Museum Villa Yuliana. Kamis (4/6/2026). Rombongan bertolak dari sekolah pukul 07.30 Wita dan kembali pukul 13.00 Wita dipimpin langsung Kepala Sekolah Sri Januarti, S.Pd.
Kegiatan ini mencakup empat agenda utama diantaranya, kunjungan ke Perpustakaan Daerah untuk menumbuhkan literasi dan mengenal koleksi pustaka, keliling kota Soppeng menggunakan odong-odong dengan pemberhentian di taman kalong sebagai wahana rekreasi, penelusuran sejarah di Villa Yuliana serta pelaksanaan Salat Zuhur berjamaah di Masjid Raya Baiturrahman sebagai penanaman nilai keagamaan.
Kepala SDN 193 Tettikenrarae Sri Januarti, S.Pd., mengatakan, tujuan utama kunjungan ke museum dan perpustakaan sebagai sarana wisata edukasi yang dirancang untuk merangsang minat belajar dan budaya literasi di luar kelas.
“Kegiatan ini menjembatani teori yang didapat anak di sekolah dengan pengalaman praktik langsung,” ujarnya.
Dikatakanya, melalui kunjungan ke perpustakaan, peserta didik diharapkan mampu membangun kebiasaan membaca sejak dini. Pengenalan terhadap perpustakaan dinilai dapat membentuk rutinitas membaca yang bermanfaat seumur hidup.
Selain itu, menurutnyam kegiatan ini turut melatih kemampuan sosial siswa, mulai dari menjaga ketertiban, menghargai sesama, hingga bersosialisasi dengan teman sebaya. Beragam koleksi buku cerita dan sudut baca yang nyaman pun menjadi sarana bermain sambil belajar yang menyenangkan bagi para siswa.

Sri mengatakan, dapun kunjungan ke Museum Villa Yuliana memberikan dampak signifikan dalam memperkuat pemahaman visual siswa. Anak-anak dapat menyaksikan langsung wujud nyata sejarah, seni, dan sains yang sebelumnya hanya mereka jumpai di buku teks.
Ia menegaskan, melihat koleksi benda bersejarah akan memancing daya berpikir kritis siswa serta menumbuhkan rasa ingin tahu. Lebih jauh, pembelajaran mengenai perjuangan bangsa dan kekayaan budaya lokal diharapkan dapat membangun rasa cinta tanah air sejak usia dini. Sri Januarti mengapresiasi inisiatif guru Kelas VI dalam merancang dan mengoordinasikan kegiatan ini.
“Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi dan menjadi pengalaman berharga bagi para siswa,” katanya.
Sementara itu, Guru Pendamping Wiwik Susiaty, S.Pd., yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Rombongan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan wisata edukasi gabungan ini. Ia menilai kunjungan ke perpustakaan dan museum sangat efektif dalam mengatasi kejenuhan belajar di kelas.
“Kombinasi kunjungan ini memperkuat kemampuan literasi informasi, membangun kecintaan pada sejarah dan budaya, serta meningkatkan pemikiran kritis siswa,” tutur Wiwik.
Kegiatan ini turut didampingi pustakawan Hastuti, S.I.Pust. dan Muhammad Ikhwanul Syafwan, S.Pd., Gr.
Hen/Adr














