Pendidikan & Budaya

Makan Bersama dari Hasil Kebun Sekolah, SDN 4 Kalenrunge Tanamkan Nilai Kebersamaan

×

Makan Bersama dari Hasil Kebun Sekolah, SDN 4 Kalenrunge Tanamkan Nilai Kebersamaan

Sebarkan artikel ini

foto (ist)

KABAR-SATU,SOPPENG — SDN 4 Kalenrunge menunjukkan implementasi pendidikan karakter yang mengesankan melalui kegiatan makan bersama yang diselenggarakan, Jumat, (7/2/2025). Suasana keakraban dan kehangatan terasa ketika para siswa berkumpul di teras depan kelas untuk menyantap hidangan yang istimewa karena berasal dari hasil panen kebun sekolah dan program Sedekah Jumat.

Inisiatif edukatif tersebut merupakan manifestasi dari upaya sekolah dalam mengintegrasikan nilai-nilai penting seperti kebersamaan, berbagi, dan kepedulian lingkungan ke dalam aktivitas pembelajaran yang menyenangkan. Sejak pagi hari, kolaborasi antara siswa, guru, dan staf sekolah terjalin dalam mempersiapkan hidangan yang berasal dari kebun sekolah, meliputi sayur sawi, lombok, tomat, dan ubi, ditambah dengan kontribusi makanan dari program Sedekah Jumat.

Kepala Sekolah SDN 4 Kalenrunge, Suarni Beddu, S.Pd., menuturkan, kegiatan tersebut memiliki dimensi pendidikan yang lebih dalam dari sekadar aktivitas makan bersama.

 “Kami ingin anak-anak belajar bahwa makanan sehat bisa didapat dari hasil usaha sendiri dan berbagi dengan sesama itu sangat penting,” pungkasnya.

Dampak positif kegiatan ini tercermin dari respon antusias para siswa, seperti yang diungkapkan Gerard, salah satu peserta didik.

 “Senang sekali karena makanannya enak dan sehat. Kami juga ikut menanam sayuran di kebun sekolah, jadi rasanya lebih Istimewa”ujarnya.

Program ini direncanakan akan menjadi agenda rutin sekolah sebagai bagian dari strategi pembelajaran holistik yang menggabungkan pendidikan karakter, pemahaman lingkungan, dan keterampilan bercocok tanam.

Melalui pendekatan pembelajaran experiential seperti ini, SDN 4 Kalenrunge bertekad untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan lingkungan yang tinggi.

**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *