Soal Dugaan Pencairan Kredit Pakai SK Palsu, Polisi Periksa Dirut PDAM Takalar Tiga Jam

by -44 views

Foto (dok)

KABAR-SATU,TAKALAR — Soal dugaan 11 Surat Keputusan (SK) palsu pegawai PDAM Takalar yang digunakan untuk pencairan kredit di Bank Sulselbar Cabang Takalar, mendapat atensi serius dari Kepolisian Resort (Polres) Takalar.

Keseriusan dalam pengusutan kasus tersebut pun dibuktikan Polres Takalar, dengan memeriksa Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) PDAM Takalar, Budirosal, selama kurang lebih tiga jam di Bidang Tindak Pidana Umum (Pidum) Polres Takalar, Kamis (23/9/2021).

Kasat Reskrim Polres Takalar, AKP Hardjoko melalui Kanit Pidum Polres Takalar, Ipda Chaidir mengatakan, dari hasil pemeriksaan tersebut, Budirosal tidak mengetahui tentang pembuatan 11 SK pegawai yang diduga palsu tersebut. Lantaran Budirosal baru menjabat sebagai Direktur PDAM Takalar.

“Makanya, kami meminta sejumlah dokumen untuk data pendukung. Minggu depan kami akan memanggil beberapa pegawai PDAM Takalar yang mengetahui tentang pembuatan SK Palsu tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Dirut PDAM Takalar, Budirosal, mengakui jika dirinya telah diperiksa terkait dugaan 11 SK palsu tersebut. “Tadi saya diperiksa kurang lebih tiga jam di Polres Takalar, tetapi saya tidak tahu-menahu persoalan SK tersebut,” akunya.

Sekadar diketahui, Bank Sulselbar Cabang Takalar disinyalir telah mencairkan kredit pegawai terhadap 11 SK yang diduga palsu tersebut pada bulan April 2019 lalu. Tidak tanggung-tanggung, nilai kredit yang dicairkan mencapai angka Rp1,4 miliar.(rif)