Pengumuman tentang sertifikat hilang nomor 5/D1304-20.11/IV/2026







Pengumuman tentang sertifikat hilang nomor 4/D1304-20.11/IV/2026


Metro

Bukan Pemerintah, Andi Masse Tambal Jalan Rusak Demi Keselamatan Warga

×

Bukan Pemerintah, Andi Masse Tambal Jalan Rusak Demi Keselamatan Warga

Sebarkan artikel ini

brmodakan skop, gerobak dan material Andi Masse menambal jalan berlubang (foto ono)

KABAR – SATU, SOPPENG — Di tengah belum adanya perbaikan jalan provinsi yang rusak, seorang warga Cabbeng  menjadi perhatian masyarakat. Pria yang akrab disapa Andi Masse itu kerap terlihat menambal lubang jalan secara mandiri, sehingga oleh sebagian warga dijuluki sebagai “pahlawan jalanan”.

Hampir setiap hari, Andi Masse turun ke jalan membawa gerobak dan skop untuk menutup lubang-lubang yang membahayakan pengendara. Dengan modal pribadi, ia membeli material latrik seharga Rp 250 ribu untuk menjalankan pekerjaan itu. 

Saat ditemui di wilayah TonrongE, Kelurahan Tettikenrarae, Kecamatan Marioriawa, Andi Masse mengaku telah menekuni pekerjaan itu selama hampir satu tahun. Jika lokasi pekerjaan cukup jauh, ia bahkan harus meminjam sepeda motor untuk berangkat bekerja.

“Sudah hampir satu tahun saya geluti pekerjaan ini. Saya beli latrik dengan harga Rp 250 ribu dan menambal jalan yang berlubang. Awalnya saya menambal jalan di daerah Marossa, hingga saat ini sudah sampai di daerah TonrongE,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).

Ia menuturkan, pendapatan dari pekerjaannya tidak menentu. Terkadang ia memperoleh Rp100 ribu hingga Rp150 ribu dari pengguna jalan yang melintas. Bahkan, ada juga pengendara yang dengan sukarela memberinya Rp50 ribu atau lebih sebagai bentuk apresiasi.

“Kadang untung, kadang juga hanya kembali modal pembelian latrik. Sebagian hasil yang saya dapatkan juga saya gunakan untuk membeli obat orang tua yang saat ini sedang sakit,” katanya.

Aksi sosial Andi Masse pun mendapat simpati warga sekitar. Salah seorang warga yang kerap memberinya kopi dan air minum mengatakan, Andi Masse sudah hampir dua minggu bekerja di lokasi tersebut.

“Kami dari warga kadang membelikannya kopi dan air minum. Pekerjaan yang dilakukan sangat mulia dan membantu orang banyak. Semoga ia selalu disehatkan,” tuturnya.

Hen/Adr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *