foto (dok)
KABAR-SATU,PARE – PARE — Prestasi gemilang kembali ditorehkan SMAN 5 Soppeng dengan meraih juara pertama dalam kompetisi Debat Hukum Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025. Kemenangan tersebut menjadi tekad kuat sekolah yang terletak di kecamatan Marioriwawo ini dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan argumentasi para siswanya di bidang hukum.
Tim SMAN 5 Soppeng (Smanlis Red) menunjukkan performa terbaiknya sejak babak penyisihan. Dalam tahap awal, mereka berhasil mengalahkan tim MAN I Makassar dengan argumen-argumen yang tajam dan terstruktur. Kesuksesan ini membawa sekolah byang beralamat di Tonrong e ini melangkah ke babak semifinal untuk berhadapan dengan SMAN 5 Pare-pare.
Pertandingan semifinal berlangsung sangat sengit, namun berkat persiapan matang dan kemampuan berdebat yang mumpuni, tim Smanlis berhasil unggul atas SMAN 5 Pare-pare.
Kemenangan di babak semifinal mengantarkan mereka ke grand final untuk bertanding melawan SMAN 1 Pare-pare, sebagaimana disampaikan Kepala Sekolah SMAN 5 Soppeng, Dra. Hj. Fatmawati, M.Pd,Rabu (26/2/2025).
Tim debat SMAN 5 Soppeng yang beranggotakan Elsa, A. Kalila, dan Astrid menunjukkan talenta dan keuletan dalam menghadapi lawan-lawan mereka. Dalam grand final, ketiga siswi ini mampu menampilkan argumentasi yang solid dan pengetahuan hukum yang mendalam, sehingga berhasil meyakinkan para juri untuk memberikan penilaian tertinggi.
Menurut Dra. Hj. Fatmawati, M.Pd, prestasi yang diraih oleh tim debat hukum memberikan dampak positif yang sangat besar, tidak hanya bagi SMAN 5 Soppeng, tetapi juga bagi Kabupaten Soppeng secara keseluruhan. Kemenangan ini menjadi kebanggaan tersendiri karena mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
Sebagai penghargaan atas prestasi gemilang ini, tim SMAN 5 Soppeng membawa pulang piala, piagam, serta uang pembinaan. Yang menarik, Kapolres Pare turut memberikan perhatian khusus dengan menyumbangkan bonus sebesar Rp 2 juta untuk juara pertama, menunjukkan dukungan aparat keamanan terhadap kegiatan edukatif yang meningkatkan pemahaman hukum di kalangan pelajar.
Para guru pendamping, Hj. Asni, S.Pd dan Nurul Sry Putry, S.Pd, memainkan peran penting dalam membimbing dan mempersiapkan tim debat hingga mencapai kemenangan. Kerja keras dan dedikasinya dalam membina para siswa terbukti membuahkan hasil yang membanggakan, membuktikan bahwa kolaborasi antara guru dan siswa adalah kunci kesuksesan dalam berbagai kompetisi.
Fatmawati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada tim debat SMANLIS serta para guru pendamping atas dedikasi dan kerja kerasnhya. Ia berharap prestasi serupa dapat terus diperoleh melalui persiapan yang matang di masa mendatang.
“Terima kasih buat tim debat SMANLIS, terima kasih buat guru pendamping Hj. Asni, S.Pd dan bu Nurul Sry Putry, S.Pd. Semoga prestasi terus diperoleh melalui persiapan yang matang. Maju bersama hebat semua. Sukses dunia akhirat. Insya Allah,” tutupnya.
Hen/Adr












