Kepala BBN Palopo AKBP Herman.S.Pd.,MH foto (ist)
KABAR-SATU LUTRA — Badan Narkotika Nasional (BNN) Palopo bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Luwu Utara (Lutra), menggelar Deklarasi Bersama Anti Narkoba di salah satu hotel di kelurahan baluase, kecamatan masamba. Selasa kemarin.
Kegiatan bertema Bersinergi Mewujudkan Generasi Sehat, Lingkungan Bersih, dan Masa Depan Bebas Narkoba itu melibatkan unsur kepolisian, kejaksaan, organisasi kemasyarakatan, kalangan pelajar, serta berbagai pemangku kepentingan dari Dinas Pendidikan setempat.
Kepala BNN Palopo AKBP Herman menegaskan, deklarasi ini merupakan bagian dari strategi BNN selaku lembaga terdepan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Langkah ini dinilai mendesak mengingat posisi luwu utara yang menjadi jalur strategis masuknya narkotika melalui jalur darat dari berbagai penjuru wilayah.
“Wilayah Bumi La Maranginang merupakan pintu strategis bagi penyelundupan narkotika, baik dari arah Selatan, Toraja, maupun dari Morowali, begitu pula sebaliknya,” ujar mantan Kapolsek Rappocini tersebut.Rabu (10/6/2026).
Ia menuturkan, pentingnya mengerahkan seluruh kemampuan dan potensi masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan produktif serta bebas dari peredaran gelap narkotika.

Herman menyebut, deklarasi ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam melawan kejahatan narkotika.
“Melalui deklarasi ini, BNN Palopo mengajak masyarakat untuk bergerak bersama melawan narkoba, mewujudkan Indonesia Bersinar, Bersih Narkoba,” pungkasnya.
Senada dengan itu, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim menekankan, keberhasilan pencegahan narkoba hanya dapat dicapai melalui kerja sama yang sinergis, kolaboratif, dan lintas sektoral.
Ia mendorong seluruh pihak yang hadir untuk memperkuat tekad nyata dalam pemberantasan narkoba di wilayah Luwu Utara.
“Deklarasi ini jangan sekadar seremonial saja. Kita yang hadir di sini harus memantapkan tekad dengan moral dan aksi nyata di lapangan untuk melindungi masyarakat dari ancaman barang haram ini,” tegas Bupati Andi Abdullah Rahim.
Tim












