kegiatan Camat Ganra Nurul Azmi, S.IP., M.M., saat menggelar acra tudang sipulung (foto ist).
Camat Ganra Nurul Azmi menyatakan kekecewaannya lantaran tak satu pun kepala desa hadir dalam acara Tudang Sipulung yang digelar untuk memperkenalkan dirinya sebagai camat baru sekaligus menyerap aspirasi dan permasalahan masyarakat di masing-masing wilayah.
Kepada awak media, mantan sekcam lalanbata ini mengatakan, acara tersebut telah dilaksanakan secara resmi dengan undangan yang telah disampaikan kepada seluruh kepala desa sehari sebelum kegiatan berlangsung. Namun, hingga acara dimulai, tidak ada satu pun kepala desa yang menampakkan diri.
Ia menjelaskan, kegiatan Tudang Sipulung tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara camat yang baru menjabat dengan para kepala desa di wilayah Kecamatan Ganra. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai ajang perkenalan dan koordinasi guna mempererat keakraban antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa.
“Tentu hal itu akan menjadi referensi saya ke depannya. Yang sangat disayangkan tidak ada satu pun kepala desa yang hadir,” ujar Azmi. Jum,at (17/7/2026).
“Kalau kades lompulle ada pemberitahuan dari sekdesnya kalau baru baru di operasi. Sementara kades ganra setelah selesai acra baru ada whasApp kalau sedang di makassar ikuti bimbingan kades lainya tak da informasi sampai saat ini langsung ke saya “tambahnya.
Ia pun berharap agar ke depannya apabila ada kegiatan serupa para kepala desa dapat lebih terintegrasi dan responsif terutama terhadap undangan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah kecamatan. Sinergi antara camat dan kepala desa dinilai penting agar penyampaian program maupun penyerapan aspirasi masyarakat dapat berjalan optimal.
Sebagai informasi, Kecamatan Ganra memiliki empat desa, yakni Desa Belo yang dipimpin Kepala Desa Wahyu Asharie, Desa Lompulle yang dipimpin Kepala Desa Amri, Desa Enrekeng yang dinakhodai Kepala Desa Asdar, serta Desa Ganra yang dipimpin Kepala Desa Andi Wahyu.
Hen










