Pengumuman tentang sertifikat hilang nomor 5/D1304-20.11/IV/2026







Pengumuman tentang sertifikat hilang nomor 4/D1304-20.11/IV/2026


Metro

PGRI Marioriwawo Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Soppeng

×

PGRI Marioriwawo Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Soppeng

Sebarkan artikel ini

foto (ist)

KABAR-SATU, SOPPENG – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Marioriwawo membuka penggalangan dana untuk membantu korban kebakaran yang terjadi pada Jumat kemarin di Takalala, Kelurahan T. Rarae, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng.

Inisiatif ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama yang tengah mengalami musibah.

Ketua Cabang PGRI Marioriwawo, Aniswardi, mengatakan, penggalangan dana tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap musibah yang menimpa saudara-saudara mereka.

Menurutnya, sebagai organisasi profesi pendidik, PGRI memiliki tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

Anis menyebut, bantuan sekecil apapun akan sangat berarti bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran tersebut.

Aniswardi mengajak seluruh rekan guru sertas siswa dan siswi di wilayah Marioriwawo untuk berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing dalam membantu para korban kebakaran.

“Kami berharap partisipasi seiklasnya dari rekan-rekan guru sertasiswa dan siswi yang ada di Marioriwawo,” kata Aniswardi Minggu (8/6/2025).

 Ia meyakini bahwa gotong royong dan solidaritas adalah kunci untuk membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah dapat bangkit kembali.

Bagi para guru yang ingin berpartisipasi dalam penggalangan dana ini, dapat menyalurkan bantuan melalui rekening Bank Sulselbar nomor 1012010000115911 atas nama Marnawaty . Semua donasi yang terkumpul akan langsung disalurkan kepada para korban kebakaran di Takalala.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai penggalangan dana ini, dapat menghubungi nomor telepon 081524197727 atas nama Aniswardi. Ia siap memberikan penjelasan dan koordinasi terkait penyaluran bantuan kepada para korban.

“Setitik bantuan, sejuta harapan,” ujar Aniswardi menutup perbincangan

Ia berharap melalui tagline tersebut, masyarakat dapat tergerak untuk membantu sesama yang sedang dalam kesulitan, karena bantuan sekecil apapun akan sangat bermakna bagi para korban.

Kebakaran yang terjadi pada Jumat lalu di Takalala telah meninggalkan duka mendalam bagi para korban. Melalui penggalangan dana ini, diharap para korban dapat segera memulihkan kehidupan mereka dan mendapatkan tempat tinggal yang layak kembali.

Hen/Adr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *