Sedikit oleng truk yang melintas di jalan provinsi yang rusak di kabupaten soppeng
KABAR-SATU,SOPPENG — Meski telah ada penambahan anggara perbaikan jalanan. Namun, jalan Provisi di Sulawesi selatan masih banyak yang mengalami kerusakan parah.
Bahkan ada beberapa jalan Provinsi di Sulawesi selatan terus mengalami kerusakan dan mengakibatkan kecelakaan.
Kepada Wartawan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Astina Abbas mengakui, jalan yang rusak parah dl.Sulawesi selatan sepanjang 2.009 kilometer.
Dimana menurutnya, jumlah tersebut terus bertambah. Pada tahun 2019 lalu jalan rusak hanya 1.500.kilometer
“pada akhir tahun 2018, masa peralihan jabatan Gubernur jalanan rusak di Sulsel sudah mencapai 500 kilo meter atau sekitar 50 persen lebih. Tahun 2019 naik sekitar 60 persen lebih jalanan yang rusak di Sulsel, kemudian terus bertambah hingga tahun 2022 mencapai 2.009 KM,” ungkapnya. Astina seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (11/5/2023).
Astina membeberkan, dari jumlah jalanan yang rusak di Sulsel, Pemerintah Provinsi Sulsel mengutamakan pembangunan jalan di daerah terisolir.
“Jadi memang kondisi jalannya rusak berat di daerah terisolir. Karena kalau tidak memperbaiki jalanan daerah terisolir, kapan lagi dikerjakan. Kan kasihan warga yang di daerah terisolir. Seperti daerah yang di daerah Rantepao, Tana Toraja kan sudah tangani sebagian besar,” jelasnya.
Ia menyebut, saat ini jalan yang rusak parah dikerjakan mencapai 100 km yang tersebar di 24 kabupaten dan kota di Sulsel.
Sebelumya, Direktorat lalulintas Polda Sulawesi selatan mencatat angka kecelakaan arus mudik pada Tahun 2023 meningkat.
Dirlantas Polda Sulsel Kombes Pol Faizal mengatakan, dimana pada tahun 2022 ada 19 jiwa yang meninggal, sementara pada tahun 2023 menjadi 31 jiwa.
” Peningkatan lni sebesar 63 persen sangat besar karena beberapa faktor,”ujarnya beberapa waktu lalu
Perwira kelahiran kabupaten Soppeng tersebut mengutarakan, adapun beberapa faktor yang mengakibatkan kecelakaan, dikarenakan jumlah pemudik yang tiap tahunya meningkat sementara kondisi jalan hampir sama pada tahun sebelumnya.
Sekedar diketahui, kondisi jalan Provinsi yang rusak parah juga mendapat sorotan dari Anggota DPRD Provinsi Sulsel Andi Nurhidayati.
Menurut Politisi PPP tersebut, beberapa ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan merupakan rapor merah buat Pemerintah Provinsi Sulsel.
“Ini rapor merah buat Pemprov akses jalan se sulsel,”katanya beberapa waktu lalu.
Hen/Bar














