Metro

Dana Pemeliharaan jalan Provinsi di Soppeng di Nilai Tidak Maksimal 

×

Dana Pemeliharaan jalan Provinsi di Soppeng di Nilai Tidak Maksimal 

Sebarkan artikel ini

Foto (dok)

KABAR-SATU,SOPPENG — Kabupaten Soppeng, sebuah daerah di Provinsi Sulawesi Selatan, menghadapi masalah serius terkait pemeliharaan jalan provinsi. Khususnya, kondisi jalan di Dusun Sanuale Desa Marioritengnga, Kecamatan Marioriwawo,  telah memburuk sejak Desember tahun 2022 lalu, dan hingga saat ini belum mendapatkan perbaikan pemeliharaan yang memadai. 

Situasi ini memunculkan keprihatinan masyarakat setempat terhadap kurangnya perhatian pemerintah Propinsi dalam hal ini Dinas PUPR terhadap infrastruktur jalan yang penting.

Dusun Sanuale Desa Marioritengnga adalah salah satu wilayah yang terdampak parah oleh kerusakan jalan provinsi. Seiring berjalannya waktu, kondisi jalan semakin memburuk, mengakibatkan kesulitan dan risiko bagi para pengguna jalan. 

Menurut Arya selaku pengguna jalan, Jalan yang rusak parah telah mengganggu mobilitas masyarakat setempat, pengangkutan barang, dan aktivitas ekonomi di daerah ini.

“Dalam hal ini, peran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi selatan sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas pemeliharaan rutin jalan tersebut harus menjadi perhatian,”Pungkasnya saat melintas di  jalan tersebut,Jum,at (2/6/2023).

Sementara beberapa Warga setempat merasa bahwa pemeliharaan jalan secara rutin tidak dilakukan secara maksimal, terutama di Dusun Sanuale Desa Marioritengnga.

 Mereka menyoroti fakta bahwa sejak di perbaiki pada  November tahun 2022 lalu, tidak ada tindakan signifikan yang dilakukan untuk memperbaiki jalan yang rusak tersebut hingga Juni 2023. Sementara dana pemeliharaan rutin jalan diperuntukan untuk jalan yang mengalami rusak sedang.

“Kondisi ini menimbulkan dampak negatif yang merugikan masyarakat. Pengguna jalan terpaksa harus menghadapi jalanan yang berlubang, tidak rata, dan tidak aman. Selain itu, kerusakan jalan juga dapat menyebabkan peningkatan biaya perawatan kendaraan, seperti ban yang aus,”ujar beberapa Warga.

Beberapa Masyarakat bersama pengguna jalan merasa prihatin dengan kurangnya perhatian terhadap infrastruktur jalan yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari mereka.

 Mereka mendesak pihak terkait, terutama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sulsel, untuk segera mengambil langkah-langkah konkret dalam memperbaiki jalan provinsi yang rusak parah itu.

“Dalam menghadapi tantangan ini, penting bagi pemerintah provinsi untuk mengalokasikan anggaran yang memadai untuk pemeliharaan jalan. Selain itu, koordinasi yang lebih baik antara pemerintah kabupaten dan provinsi juga diperlukan untuk memastikan pemeliharaan yang tepat waktu dan efektif dari jalan-jalan tersebut,”pungkasnya.

Menyikapi keluhan tersebut kepala Dinas PUPR Provinsi Sulsel Astina di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp tidak memberikan tanggapan.

Sementara Haliq kepala uptd wilayah 5 pemeliharaan jalan dan jembatan Dinas PUPR Sulsel menuturkan, Tahun ini di Kabupaten Soppeng fokus pekerjaan pembangunan konstruksi yang berkontrak.

Sementara untuk biaya pemeliharaan jalan tahun ini ia tidak menyebut besaran anggaran yang di anggarkan..Pasalnya, tergantung kesiapan anggaran.

“nilainya tentatif tergantung rencana kerja dan kesiapan anggaran, tanya bidang pembangunan jalan di dinas,”ujarnya.

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page