Ardi doma anggota DPRD Kabupaten Soppeng (foto fb )
KABAR-SATU,SOPPENG — Anggota DPRD Soppeng Komisi III Ardi Doma mengkritik keras peristiwa runtuhnya plafon di ruang perawatan Interna 3 RSUD Latemmamala dan mendesak pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi bangunan rumah sakit serta audit teknis transparan untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut.
Politisi PDIP itu mengatakan, keselamatan pasien, tenaga medis, dan pengunjung rumah sakit tidak bisa ditawar. Ia mendesak Bupati Soppeng bersama manajemen RSUD Latemmamala serta dinas terkait segera melakukan pemeriksaan menyeluruh, terutama pada ruang-ruang pelayanan yang berpotensi risiko.
“Jika ditemukan unsur kelalaian, tentu harus ada pihak yang bertanggung jawab. Kita masih bersyukur yang runtuh baru plafon, bagaimana kalau gedungnya,” kata Ardi saat di temui Sabtu (17/1/2026).
Anggota DPRD dari dapil Kecamatan Marioriwawo itu juga meminta dilakukan audit teknis untuk memastikan penyebab runtuhnya plafon, apakah karena usia bangunan, kelalaian pemeliharaan atau kualitas konstruksi yang buruk.
Menurutnya, rumah sakit merupakan fasilitas vital pelayanan publik tempat masyarakat menggantungkan harapan akan keselamatan dan kesembuhan, sehingga aspek keamanan bangunan harus menjadi prioritas utama.
Menanggapi kritik tersebut humas RSUD Latemmamala Rahma yang sebelumnya akan berkoordinasi dengan pihak yang membidangi hal tersebut hingga berita ini di turunkan belum memberikan konfirmasi pesan yang di kirim belum terbalas.
Hen













