foto satlantas polres soppeng (ist)
KABAR-SATRU, SOPPENG — Sopir angkutan umum (pete-pete Red) Mansi (50), warga Cogko, dilaporkan pingsan usai kendaraan yang dikemudikannya terjun ke Sungai di samping kiri Jembatan Sentral, kelurahan T.rarae, kecamatan marioriwawo, kabupaten soppeng, Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.
Pete-pete dengan suzuki carry dengan nomor polisi Dw 1910 AB yang mengangkut sejumlah siswa MTs Soppeng itu diduga kehilangan kendali setelah menghindari lubang di jembatan hingga akhirnya terperosok ke sungai yang berada di sisi kiri jembatan. Tak hanya sopir, satu siswa yang menjadi penumpang turut mengalami luka patah tulang pada bagian tangan.
Kepala unit turjawali satlantas polres soppeng Ipda Fahril membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut sopir diduga mengalami benturan keras pada bagian dada saat kecelakaan tunggal itu terjadi yang menyebabkannya pingsan di lokasi kejadian.
“Selain sopir, salah satu siswa mengalami patah pada bagian tangan, saat ini sedang di rawat di RSUD La Temmamala ” kata Fahri saat dihubungi melalui telepon selulernya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan pete-pete tersebut melaju dari arah utara menuju selatan ketika tiba di Jembatan Sentral. Saat hendak melintas, pengemudi berupaya menghindari lubang yang terdapat di badan jembatan. Namun, manuver tersebut justru membuat kendaraan oleng dan terjun ke sungai di sisi kiri jembatan.
Hen












