Daerah

Takalar dan Kekuatan Visi: Dari Desa untuk Perubahan Besar

×

Takalar dan Kekuatan Visi: Dari Desa untuk Perubahan Besar

Sebarkan artikel ini

KABAR-SATU,TAKALAR — Ada yang menarik dari Takalar pekan ini, Rabu (15/10/2025), Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye memecahkan rekor dengan meluncurkan tujuh koperasi desa sekaligus.

Sekilas, tampak sederhana—hanya sebuah acara peluncuran. Namun, di baliknya tersimpan pesan mendalam: visi besar nasional Asta Cita Presiden Prabowo kini menemukan denyutnya di desa, melalui kerja nyata seorang kepala daerah yang memahami arah perubahan.

Koperasi bukan sekadar wadah ekonomi rakyat, tapi simbol kemandirian dan keadilan sosial. Di tangan Daeng Manye, koperasi menjadi alat pemerataan dan penguatan ekonomi desa—bukan proyek sesaat, melainkan strategi jangka panjang untuk menegakkan kedaulatan ekonomi lokal.

Inilah titik temu antara Asta Cita dan visi Takalar Maju: sama-sama berangkat dari keyakinan bahwa pembangunan sejati dimulai dari bawah, dari rakyat sendiri.

Namun ada hal lain yang tak kalah penting: komitmen dan konsistensi. Dua kata sederhana, tapi sering kali menjadi barang langka di dunia birokrasi dan politik.

Asta Cita mungkin lahir di Jakarta, dari ruang-ruang strategis pemerintahan. Tapi ruhnya kini berhembus di Takalar—di ladang para petani, di warung koperasi desa, di semangat warga.

Di sana, visi besar Indonesia menemukan bentuk paling jujurnya: sederhana, gotong royong, dan dijalankan dengan konsistensi.

Dan mungkin, itulah pelajaran paling berharga dari Daeng Manye: bahwa perubahan besar selalu dimulai dari kesungguhan kecil yang dijaga tanpa lelah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page