Daerah

Semangat Pak Yatno, Menjemput Rezeki di Jalanan Kota Soppeng

121
×

Semangat Pak Yatno, Menjemput Rezeki di Jalanan Kota Soppeng

Sebarkan artikel ini

Pak Yatno dan Gerobak Keripik Singkongnya

KABAR-SATU, SOPPENG – Hujan deras baru saja mengguyur kota soppeng sore itu.

Diantara riuh manusia yang kembali beraktifitas setelah berteduh, terlihat sosok tua yang sedang mendorong gerobak berisi keripik singkong.

Pria itu bernama Suyatno atau biasa disapa Yatno, penjual keripik singkong yang saban hari terlihat berkeliling kota soppeng menjajakan dagangannya.

Yatno berbeda dengan penjual kaki lima lainnya, pasalnya di usia yang sudah menginjak 68 tahun, pria perantauan jawa ini masih kuat berkeliling hingga puluhan kilometer tiap harinya.

Semuanya dilakukan dengan berjalan kaki, mendorong gerobak yang ukurannya tiga kali lebih besar dari tubuhnya.

Yatno berkeliling dari Jalan Kemakmuran ke Jalan Malaka, Jalan Merdeka dan Jalan Kayangan.

Aktivitas itu dilakukannya setiap hari, dari jam 3 sore sampai jam 9 malam.

“Sudah dua tahun saya berjualan keripik singkong di kota soppeng” ujar Yatno, Selasa (1/9/2020).

Yatno sebenarnya bisa saja memodifikasi gerobaknya dengan menambahkan sepeda motor sehingga memudahkanya saat berkeliling.

Namun dia memilih tidak melakukannya. Yatno merasa lebih nyaman mendorong gerobaknya dengan berjalan kaki.

“Sudah kebiasaan, dari dulu sudah seperti ini, bahkan sebelum di soppeng, saya juga jualan di makassar dan bone dengan mendorong gerobak” katanya.

Produk keripik singkong yang dijajakan yatno merupakan hasil olahannya sendiri.

Setiap hari selain berjualan, dirinya turun tangan langsung mencari bahan baku di pasar.

Berkilo-kilo keripik singkong pun diolahnya sendiri.

Semua dilakukan guna memastikan kualitas dan cita rasa keripik jualannya.

Sementara untuk proses penjualan, yatno dibantu oleh sang anak.

Namun bedanya, sang anak tidak berkeliling berjualan seperti yatno.

“Dia mangkalnya di depan salah satu mini market di kota soppeng” ujar yatno.

Sementara itu di usia senjanya saat ini, yatno mengaku belum memiliki niat untuk berhenti dari pekerjaannya.

Keinginan untuk tinggal dan bersantai saja di rumah masih tak terpikirkan olehnya.

Yanto menyebut, dirinya bukan tipe orang yang suka bersantai dan bermalas malasan.

“Selama masih bisa dilakukan kenapa tidak. toh saya juga masih mampu” ujar yatno dengan senyum terkembang diwajahnya. (id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page