KABAR-SATU,JAKARTA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar menyatakan kesiapannya untuk membangun Sekolah Rakyat Permanen guna mendukung akses pendidikan bagi keluarga miskin ekstrem.
Lahan seluas 5 hektare telah disiapkan, dan proses pembangunan dijadwalkan dimulai dalam waktu dekat agar gedung dapat digunakan pada tahun ajaran 2026.
Hal ini disampaikan langsung Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye saat bertemu Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI, Agus Jabo Priyono, di Kantor Kemensos RI, Jakarta, Jumat (17/10/2025).
Dalam audiensi itu, Daeng Manye melaporkan, bahwa penyelenggaraan Sekolah Rakyat Rintisan di Takalar telah berjalan lancar sejak pertengahan tahun ini. Kegiatan pembelajaran di Sekolah Rakyat berjalan normal, untuk jenjang SMP dan SMA sudah aktif.
Daeng Manye menambahkan, pembangunan gedung permanen menjadi langkah lanjutan agar penyelenggaraan pendidikan bisa lebih optimal dan berkelanjutan.
Sementara itu, Wamensos, Agus Jabo menekankan, pembangunan infrastruktur permanen harus segera dilakukan agar para siswa bisa dipindahkan dari bangunan sementara ke gedung yang lebih layak pada tahun depan.
Agus Jabo juga mendorong agar lahan yang disiapkan ditambah menjadi minimal 7-8 hektare, agar seluruh fasilitas pendidikan seperti ruang kelas, asrama dan sarana pendukung bisa dibangun secara optimal.(*)












