Pendidikan

Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua, SDN 193 Tettikenrarae Sukses Wujudkan Video 7 Kebiasaan Anak Hebat

×

Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua, SDN 193 Tettikenrarae Sukses Wujudkan Video 7 Kebiasaan Anak Hebat

Sebarkan artikel ini

foto (dok)

KABAR-SATU,SOPPENG  — SD Negeri 193 Tettikenrarae melaksanakan pembuatan video implementasi program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang berlangsung di tiga lingkungan sekaligus, yakni sekolah, rumah, dan masyarakat.

 Kegiatan ini merupakan bagian dari program yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan kebudayaan kabupaten soppeng dan diikuti oleh seluruh sekolah dasar se-Kabupaten Soppeng.

Untuk mewakili SD Negeri 193 Tettikenrarae, sekolah menunjuk Naqi Nabihan Nawal, siswa yang merupakan putra dari pasangan  Awaluddin dan Ibu Wiwik Susiaty, untuk tampil dalam video tersebut.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pendidikan Kabupaten Soppeng ini bertujuan untuk mencontohkan tujuh kebiasaan dasar secara nyata, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat. Ketujuh kebiasaan tersebut divisualisasikan melalui video agar mudah dipahami dan ditiru oleh anak-anak dalam keseharian mereka.

Kepala SD Negeri 193 Tettikenrarae Sri Januarti, S.Pd., mengatakan, keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari kolaborasi antara orang tua dan pihak sekolah. Ia juga mengapresiasi dedikasi tim yang telah menyusun dan mengemas video pembelajaran tersebut sehingga dapat tersaji dengan baik.

“Kegiatan ini dapat terwujud berkat kolaborasi antara orang tua dan sekolah, serta dedikasi luar biasa dari tim yang meramu video sehingga dapat tersaji dengan baik,” ujar Sri Januarti.Jum,at (14/8/2026)

Melalui program ini, diharapkan penanaman tujuh kebiasaan baik tersebut dapat semakin melekat pada diri anak-anak, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di rumah dan masyarakat, sehingga membentuk karakter generasi Indonesia yang unggul sejak usia dini.

Hen/Adr


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page