Pengumuman tentang sertifikat hilang nomor 5/D1304-20.11/IV/2026







Pengumuman tentang sertifikat hilang nomor 4/D1304-20.11/IV/2026


Metro

Atasi Stunting Wakil Bupati Dorong Penguatan Intervensi

×

Atasi Stunting Wakil Bupati Dorong Penguatan Intervensi

Sebarkan artikel ini

foto (ist)

KABAR-SATU, SOPPENG — Angka prevalensi stunting di Kabupaten Soppeng masih mencapai 24% berdasarkan hasil Survei Keluarga Indonesia (SKI) Tahun 2023. Capaian ini masih jauh dari target nasional yang telah ditetapkan.

Wakil Bupati Soppeng yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Lutfi Halide menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi TPPS yang digelar di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APKB), Selasa (12/11/2024).

“Meski angka prevalensi stunting kita masih di 24%, jangan pernah berputus asa dan tetap berusaha untuk mencapai target nasional,” ujar Lutfi Halide.

Lutfimenuturkan,  intervensi program dan kegiatan penurunan angka stunting harus terus dijalankan secara masif, terukur, dan berkelanjutan hingga ke level terkecil masyarakat, yaitu keluarga, baik di desa maupun kota. Intervensi ini mencakup aspek sensitif dan spesifik.

Lutfi menyebut, pentingnya penanganan stunting secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak.

“Keterlibatan banyak pihak dalam penanganan stunting ini harus kita perkuat, dan yang tak kalah pentingnya adalah komitmen kita bersama,” pungkasnya.

Menurutnya, tanpa komitmen dan kemauan yang kuat untuk menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman stunting, segala upaya akan sia-sia.

Ia berharap rapat Koordinasi TPPS tersebut menjadi momentum penting dalam meningkatkan sinergi dan kolaborasi antar pihak terkait untuk percepatan penurunan stunting di Kabupaten Soppeng.

“Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan dapat menghasilkan strategi yang efektif dan terarah untuk mencapai target penurunan stunting di Soppeng,” tutup Lutfi.

Hen/Adr



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page