foto (ist)
KABAR-SATU,SOPPENG — Bupati Soppeng Suwardi Haseng membuka pertemuan Penyusunan Rencana Aksi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak dalam rangka mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di aula kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Rabu (15/4/2026).
Dalam sambutannya Suwardi Haseng mengatakan, penyelenggaraan perlindungan anak merupakan urusan wajib pemerintah baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota.
Kata dia, kehadiran negara harus nyata dalam menjamin hak-hak anak.
Menurutnya, rencana aksi pencegahan kekerasan terhadap anak menjadi komponen inti dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak. Hal ini membutuhkan tekad kuat daerah dalam menyiapkan data dan dokumen pendukung, sekaligus mengintegrasikan berbagai sumber daya dan program agar perlindungan anak dapat berjalan secara terencana dan berkelanjutan.
Suwardi mengatakan, pentingnya penguatan kelembagaan, sistem pelaporan, serta penciptaan lingkungan sekolah dan sosial yang aman bagi anak.
“Hari ini kita melaksanakan pertemuan ini untuk mengetahui dan mengevaluasi sejauh mana perangkat daerah dan instansi terkait telah merencanakan dan melakukan upaya pemenuhan hak anak sesuai tugas pokok dan fungsinya,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program Kabupaten Layak Anak sangat ditentukan oleh koordinasi dan kerja sama lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, instansi vertikal, masyarakat, dunia usaha, akademisi hingga forum anak daerah.
“DP3AP2KB tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan semua pihak, terutama dalam evaluasi mandiri KLA yang membutuhkan partisipasi aktif seluruh OPD dan lembaga terkait,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Soppeng Andi Husniati menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Ia menyebut, pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak di Soppeng dengan menghadirkan fasilitator KLA dari Provinsi Sulawesi Selatan sebagai pemateri.
Hen

































