Kapolres Soppeng AKBP Dr. (C) H. Muhammad Yusuf Usman S.H.,S.I.K.,M.T (foto ist)
KABAR-SATU, SOPPENG — Dalam rangka menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan segera digelar, Kapolres Soppeng, AKBP Muhammad Yusuf Usaman, mengingatkan seluruh warga untuk menjaga persatuan dan kesatuan.
Dalam sebuah pesan yang disebarkan melalui grup WhatsApp, Kapolres mengajak masyarakat untuk selalu menghargai perbedaan dan menghindari tindakan yang dapat merusak keharmonisan antar sesama.
“Yang saya hormati para penghuni grup, mari kita bermedia sosial dengan santun, baik, dan memiliki etika. Hindari saling menghujat, menghina, atau menyebarkan ujaran kebencian,” ungkap AKBP Yusuf dalam pesan yang tersebar luas tersebut.Kamis mLm (7/11/2024).
Yusuf menutuirkan, meskipun masing-masing memiliki pilihan dalam Pilkada, penting untuk tetap menjaga etika dan menghormati pandangan orang lain.
“Sesungguhnya kita semua bersaudara. Kita harus menjaga persatuan dan kesatuan di atas kepentingan pribadi, kelompok, maupun golongan,” pungkasnya.
Dalam himbauannya, Kapolres juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas kebenarannya.
Ia mengingatkan agar setiap warga Soppeng dapat bersikap bijak dan tidak mudah terpengaruh oleh berita-berita yang berpotensi memecah belah persatuan.
“Jangan sampai ada oknum yang sengaja memprovokasi atau menyebarkan isu yang dapat menimbulkan perpecahan. Mari kita pastikan Pilkada berlangsung dengan damai dan tidak ada yang merasa terancam atau terpecah belah karena perbedaan pendapat,” tuturnya.
AKBP Yusuf Usaman menyebut, dalam proses demokrasi, perbedaan pilihan adalah hal yang wajar, namun yang terpenting adalah menjaga rasa saling menghormati.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Soppeng untuk menjunjung tinggi toleransi. Setiap perbedaan, baik itu dalam hal pilihan politik ataupun pendapat, seharusnya tidak membuat kita terpecah,” jelasnya.
Kapolres juga berharap, melalui komunikasi yang baik dan sikap saling menghargai, proses Pilkada dapat berjalan dengan aman dan kondusif.
“Mari kita bangun suasana yang damai, dengan menjaga etika berkomunikasi, baik di dunia nyata maupun dunia maya. Jangan sampai Pilkada justru memecah belah masyarakat,” tuturnya.
Selain itu, Yusuf menuturkan, pentingnya edukasi bagi masyarakat dalam menggunakan media sosial. Dia mengajak semua warga untuk cerdas dalam menyaring informasi yang diterima, serta bijak dalam menyebarkan pesan.
“Gunakan media sosial untuk hal-hal positif, bukan untuk menyebarkan kebencian atau fitnah yang dapat merusak keharmonisan kita,” pesan Kapolres.
Menyinggung soal potensi dampak buruk media sosial, Kapolres juga berpesan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh akun-akun yang menyebarkan informasi palsu atau hoaks.
“Kita harus lebih hati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi. Pastikan informasi yang diterima sudah diverifikasi kebenarannya,” tegasnya.
Himbauan ini mendapat respons positif dari berbagai kalangan, dengan banyak warga Soppeng yang menyatakan dukungannya terhadap pesan Kapolres. Mereka sepakat Pilkada harus menjadi ajang demokrasi yang tidak hanya fair, tetapi juga aman dan damai bagi seluruh masyarakat dui Bumi La Temmamala.
**

































