dr Hj Sakka pati.S.H.,M.H (hijab orange) berpose bersama usai mengikuti debat
KABAR-SATU,SOPPENG — Sakka pati selaku panelis, hadir dalam debat pemaparan visi misi pasangan calon Bupati dan wakil bupati Soppeng,yang di Gelar di salah satu resto di soppeng, sabtu (14/11/2020).
Dalam kesempatan tersebut, Dosen Fakultas hukum Unhas ini menanggapi, paparan pasangan calon bupati dan wakil bupati soppeng, agar lebih menggali dari perspektif penegakan Hukum dan Penguatan Demokrasi dalam menjalankan pemerintahan.
Menurut wanita berhijab ini, Demokrasi intinya kebebasan bagi setiap orang, untuk menyatakan sikap politik dan memperjuangkan aspirasi, namun harus bertanggung jawab. Sehingga demokrasi harus dibarengi dengan penegakan hukum (law enforcement).
Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (JADI) Sulsel ini menyebutkan, upaya penegakan hukum dapat dilakukan dengan cara prefentif maupun represif.
“Pemerintah daerah seyogyanya berusaha mengimplementasikan dalam produk hukum serta penguatan kelembagaan, yang dapat memberikan kepastian hukum, kemanfaatan hukum agar masyarakat bisa terlindungi serta terlayani dengan baik.,”jelas wanita berkacamata ini.
Sekedar diketahui, Pemilihan Bupati dan wakil bupati kabupaten soppeng Tahun 2020, menetapkan pasangan Andi Kaswadi Razak – Luthfi Halide (AKAR – LHD) yang akan berhadapan dengan kolom.
Acara yang bertemakan Kebijakan Pembangunan Ekonomi, Lingkungan dan Kebijakan Pelayanan Publik, disiarkan di salah satu tv swasta.(Hen)














