KABAR-SATU,SOPPENG — Plafon ruang perawatan interna III RSUD Latemmamala Kabupaten Soppeng runtuh Kamis kemarin. Meski tidak ada korban jiwa kejadian itu membuat pasien dan keluarga yang sedang berada di lokasi terkejut hingga mengira terjadi gempa.
Humas RSUD Latemmamala Rahma melalui pesan singkat WhatsApp menyebut, runtuhnya plafon disebabkan tiga faktor utama diantaranya, kondisi cuaca dengan angin yang cukup kencang, usia bangunan yang sudah cukup tua karena dibangun sejak tahun 2015, adanya pemasangan gorden atau tirai pembatas tempat tidur yang harus mencapai langit-langit plafon perawatan sehingga membebani struktur plafon
” Akibat kondisi cuaca Angin yang cukup kencang beberapa tempat di RS mengalami kerusakan. Selain itu adanya pemasangan gorden/tirai pembatas tempat tidur harus sampai di langit-langit plafon,” kata Rahma Sabtu (17/1/2026).
selain plafon di interna III yang runtuh Ia mengatakan, kejadian serupa juga pernah terjadi di ruang perawat IGD, disalasar depan Perawatan VIP, selasar Perawatan Bedah dan depan Instalasi Farmasi
Rahma menambahkan, petugas rumah sakit telah cepat merespon kejadian tersebut dengan segera melakukan evakuasi terhadap pasien dan keluarga yang berada di lokasi.
Diberitakan sebelumnya, Anggota DPRD Soppeng Ardi Doma meminta dilakukan audit teknis untuk memastikan penyebab runtuhnya plafon.
“Audit diperlukan untuk mengetahui apakah kerusakan disebabkan oleh usia bangunan, kelalaian pemeliharaan, atau kualitas konstruksi yang buruk.”tuturnya.
Hen













