Foto (dok)
KABAR-SATU,SOPPENG — Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Soppeng Syahrudin M. Adam mengapresiasi keterlibatan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 64 Soppeng dalam kegiatan Skadas Scout Competition yang digelar di SMKN 2 Soppeng. Minggu (24/5/2026).
Apresiasi tersebut disampaikan. Pasalnya, SRT 64 Soppeng dinilai menunjukkan semangat tinggi meski menjadi pangkalan termuda yang ikut berpartisipasi dalam ajang kepramukaan tersebut.
Menurut Syahrudin, keikutsertaan SRT 64 Soppeng menjadi energi baru bagi pengembangan gerakan Pramuka di Kabupaten Soppeng. Ia menilai kehadiran sekolah tersebut dalam kompetisi membuktikan semangat kepramukaan terus tumbuh dan mendapat perhatian dari berbagai satuan pendidikan, termasuk sekolah yang baru terbentuk.
“Pangkalan SRT 64 Soppeng merupakan pangkalan termuda di Kabupaten Soppeng yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. Kehadiranya tentu menjadi semangat baru bagi pengembangan Gerakan Pramuka di daerah,” ujar Syahrudin saat membuka kegiatan Skadas Scout Competition.
Sementara itu, Kepala SRT 64 Soppeng Arni ErjiArn mengatakan, pramuka menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang cukup diminati siswa di sekolah. Bahkan, kegiatan kepramukaan sudah berjalan sejak SRT 64 Soppeng mulai beraktivitas sebagai lembaga pendidikan.
Kata dia, pada kegiatan Skadas Scout Competition kali ini Pramuka Penggalang SRT 64 Soppeng mengirimkan sebanyak 16 peserta yang terdiri atas satu regu putra dan satu regu putri. Para peserta mengikuti seluruh jenis perlombaan yang dipertandingkan, mulai dari lomba pramuka pintar hingga pionering.
Erni menambahkan, keikutsertaan siswa dalam kegiatan seperti ini sangat membantu melatih mental, keterampilan, dan keberanian anak-anak untuk berkompetisi.
Menurutnya, kemenangan bukan menjadi tujuan utama, melainkan sebagai upaya memperkenalkan keberadaan Sekolah Rakyat kepada masyarakat luas serta membangun kebersamaan siswa dengan peserta lain dari berbagai sekolah di Kabupaten Soppeng.
“Menang bukan tujuan utama kami, tetapi bagaimana siswa bisa belajar, berbaur, dan sekolah rakyat semakin dikenal,” tuturnya.
Hen/Adr












