Bupati Wajo Dr H Amran mahmus.S.Sos.,M.SI
KABAR-SATU,WAJO — Bupati Wajo Amran Mahmud menggagas program pertanian terpadu atau Integrated farming.
Program tersebut, merupakan salah satu program unggulan Amran Mahmud selaku Bupati bersama Amran selaku wakil bupati.
Dimana program itu, merupakan prioritas dari 25 program unggulan Pammase, dengan tujuan agar semua lahan yang ada di Bumi La Maddukkelleng ini bisa produktif.
Menurut Amran Mahmud, masuknya program pertanian terpadu sebagai prioritas, dengan pertimbanga agar semua lahan di kabupaten Wajo ini bisa produktif.
“Kami masukkan program pertanian terpadu ini dalam program unggulan agar tidak ada lagi lahan yang tidur di Wajo,”katanya saat memberikan sambutan pada acara penyerahan benih ikan kepada kelompok nelayan di TPI Sengkang, Senin kemarin.
Amran Mahmud mengakui, kalau lahan pertanian di Wajo cukup luas. Sehingga semuanya harus dimanfaatkan dengan salah-satunya program pertanian terpadu.
Ia menyebutkan, mengoptimalkan Penerimaan Pajak di Desa Dimana didalamnya, ada pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan.
“Kita harapkan semua lahan yang ada di Wajo tidak tidur dan lahan tersebut mencetak uang, sehingga pasar bisa ramai serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.
Ia menambahkan, pemanfaatan lahan tidur akan terus dikembangkan dalam program pertanian terpadu ini. Sehingga dapat memberikan penghasilan tambahan bagi para petani lainnya.
“Pemanfaatan lahan tidur menjadi integrated farming system ini, dilakukan pembenahan yang ada di dalamnya agar lahan bisa jadi produktif,”tutup Amran mahmud. (Hen/Tbr)














