penyaluran bantuan kepada korban longsor (foto ist)
KABAR-SATU,SOPPENG — Proses evakuasi warga Dusun TeppoE, Desa Mattabulu, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng terus berlangsung pasca-bencana tanah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu. Hingga saat ini, sebanyak 237 jiwa dari total 813 warga dusun tersebut berhasil dievakuasi.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Soppeng, Muh. Taufik Ramli, melaporkan, seluruh warga yang telah dievakuasi ke posko induk telah mendapatkan perawatan medis.
“Hari ini saja, ada 87 jiwa warga Dusun TeppoE yang berhasil dievakuasi, Warga yang dalam kondisi sehat telah dipindahkan ke rumah keluarga untuk penampungan sementara.”katanya. Selasa(24/12/2024).
Menurut Taufik, dalam upaya penanganan korban bencana, penyaluran bantuan terus dilakukan. Tercatat 30 rumah keluarga korban telah menerima bantuan berupa sembako, pakaian, dan kebutuhan pokok lainnya. Kementerian Sosial Republik Indonesia juga telah mengirimkan 150 paket bantuan yang berisi sembako dan pakaian. Pendistribusian bantuan ini berada di bawah koordinasi langsung Bupati Soppeng dan Ketua DPRD Kabupaten Soppeng.
Dikatanya, tim Kementerian Sosial yang saat ini berada di lokasi terus memantau proses penanggulangan dan pemulihan bencana, termasuk mengawasi operasional dapur umum serta meninjau lokasi-lokasi yang terdampak longsor dan banjir di Kabupaten Soppeng.
“Proses evakuasi dan distribusi bantuan akan terus dilaksanakan hingga seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan yang diperlukan.”ujarnya.
Hen/Adr














