Kepala Desa Pallawa Makmur, A.T.K.om., S.H., bersama Isrtri (foto ist)
KABAR-SATU, BONE — Sejak terpilih sebagai Kepala Desa Pallawa, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone, pada tahun 201 Makmur, A.T.K.om., S.H., langsung menjadikan persoalan penerangan atau aliran listrik sebagai prioritas utama pembangunan bagi warganya. Kebijakan itu diambil lantaran saat itu sebagian besar wilayah desa belum tersentuh listrik.
Ditemui di ruang kerjanya Senin (24/8/2026), Makmur menjelaskan, mayoritas masyarakat Desa Pallawa bekerja sebagai petani dan pekebun dengan kondisi ekonomi rata-rata menengah ke bawah. Menurutnya, kondisi ekonomi warga saat itu turut menjadi pertimbangan mengapa akses penerangan yang layak menjadi kebutuhan mendesak.
Ia mengungkapkan, pada awal masa jabatannya tahun 2010 kondisi penerangan di wilayah Desa Pallawa sangat minim. Bahkan, sebagian warga masih mengandalkan lampu gas sebagai satu-satunya sumber penerangan pada malam hari.
“Pertama saya menjabat, memang penerangan yang paling utama saya prioritaskan. Alhamdulillah, pada tahun 2014 lalu aliran listrik sudah mulai masuk, meski sepenuhnya belum terealisasi semua,” kata Makmur.
Program penerangan yang digagas sejak awal masa jabatannya itu perlahan membuahkan hasil. Empat tahun setelah dilantik, aliran listrik mulai menjangkau sejumlah titik di Desa Pallawa, meskipun distribusinya belum merata ke seluruh wilayah desa.
Makmur menuturkan, salah satu wilayah yang turut merasakan dampak program tersebut adalah Dusun Labbole. Kawasan yang dulunya masih berstatus sebagai kawasan terpencil dan minim akses itu kini sudah dimasuki aliran listrik.
Meski begitu, ia mengakui masih ada warga di dusun tersebut yang belum menikmati aliran listrik secara penuh.
“Di daerah puncak Dusun Labbole, sekitar 98 kepala keluarga yang belum memiliki aliran listrik dari jumlah kepala keluarga sekitar 415 KK yang ada di Desa Pallawa. Untuk penerangan mereka saat ini memakai lampu tenaga surya,” tuturnya.
Sebagai informasi, Desa Pallawa yang berdekatan dengan Desa Marioriaja Kabupaten Soppeng, ini memiliki luas wilayah sekitar 2.800 kilometer persegi dengan kondisi geografis yang didominasi area perkebunan dan permukiman warga yang tersebar hingga ke wilayah dataran tinggi.
Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah penduduk Desa Pallawa saat ini tercatat sebanyak 1.468 jiwa yang tersebar dalam 415 kepala keluarga. Ke depan Makmur berharap program penerangan listrik dapat terus dilanjutkan hingga menjangkau seluruh warga tanpa terkecuali.
Hen































