kondisi jalan saat musim hujan foto (ist)
KABAR-SATU, BONE — Jalan inspeksi Bendung Irigasi Jupang Cabang Langkemme sepanjang 7,15 kilometer yang terletak di Desa Pallawa, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Bone, hingga kini belum pernah mendapatkan perbaikan sejak tahun 1994. Kondisi ini membuat akses utama warga menuju kecamatan, kabupaten, hingga provinsi terus memprihatinkan selama tiga dekade terakhir.
Kepala Desa Pallawa Makmur mengatakan, jalan tersebut merupakan jalur vital yang setiap hari dilintasi masyarakat untuk beraktivitas, baik ke pusat kecamatan maupun keluar daerah menuju kabupaten dan provinsi. Minimnya perbaikan membuat mobilitas warga terganggu, terutama saat musim hujan ketika kondisi jalan semakin sulit dilalui.
Menurut Makmur, usulan perbaikan jalan sebenarnya sudah berulang kali disampaikan ke Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang. Usulan itu juga kerap disuarakan setiap kali ada kegiatan reses yang digelar anggota DPRD, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Namun hingga saat ini, belum ada realisasi perbaikan yang dilakukan pemerintah.
“Iye, sudah masuk mi usulan di Balai Pompengan Jeneberang. Masih zamannya A. Fashar dulu juga sudah direkomendasikan,” kata Makmur saat ditemui, Senin (24/8/2026).
Ia menambahkan, meski usulan tersebut sempat mendapat perhatian pada era kepemimpinan sebelumnya, tindak lanjut di lapangan tidak pernah terwujud. Warga pun terpaksa bertahan dengan kondisi jalan yang rusak selama bertahun-tahun tanpa kepastian kapan perbaikan akan dilakukan.
Warga Desa Pallawa berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera merealisasikan perbaikan jalan inspeksi tersebut mengingat perannya yang sangat vital bagi konektivitas dan perekonomian masyarakat setempat. Mereka meminta agar persoalan yang sudah berlangsung selama hampir 30 tahun ini tidak lagi berlarut-larut tanpa penyelesaian.
Hen































