Daerah

Hadiri Open House SRT 64 Bupati Soppeng: Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah

×

Hadiri Open House SRT 64 Bupati Soppeng: Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah

Sebarkan artikel ini

Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng. SE (foto ono)

KABAR-SATU. SOPPENG — Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, didampingi Wakil Bupati Selle KS Dalle menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 64 Soppeng Jumat (19/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi satu tahun perjalanan SRT dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif, merakyat, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Soppeng.

Dalam sambutannya Suwardi Haseng menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengelola SRT 64 yang dinilai berhasil membuktikan tekadnya dalam mengembangkan lembaga pendidikan yang terbuka bagi seluruh kalangan. 

Menurutnya, selama satu tahun berjalan SRT telah menunjukkan peran nyata dalam memperluas akses pendidikan di Bumi Latemmamala.

Suwardi mengungkapkan, langkah menghadirkan Sekolah Rakyat merupakan keputusan strategis yang dimulai sejak Kabupaten Soppeng ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai salah satu penyelenggara SRT pada 15 Agustus 2025. Saat itu, Soppeng menjadi salah satu dari 165 kabupaten/kota pertama dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia yang dipercaya menjalankan program tersebut.

“Tujuannya sangat jelas. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto ingin memastikan tidak ada satu pun anak usia sekolah di wilayah NKRI yang putus sekolah, termasuk di Kabupaten Soppeng,” ujar Suwardi.

Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Soppeng ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden RI, Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas dukungan kebijakan dan perhatian yang diberikan terhadap pengembangan pendidikan di daerah.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi energi tambahan bagi Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara merata dan setara. 

Ia menyebut, keberhasilan program SRT merupakan hasil sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan keberlanjutan layanan pendidikan bagi masyarakat.

“Kami akan terus mengawal, memfasilitasi, dan membesarkan SRT agar dapat menjadi role model pendidikan inklusif yang berkeadilan di Sulawesi Selatan bahkan di tingkat nasional. Bagi kami, pendidikan dasar adalah hak mutlak seluruh masyarakat dan merupakan kewajiban negara untuk menyediakannya tanpa terkecuali,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Suwardi juga menyampaikan pesan kepada para siswa baru Tahun Ajaran 2026/2027. Ia mengucapkan selamat datang dan berharap para peserta didik menjadikan SRT sebagai rumah kedua untuk belajar, bermain, serta meraih cita-cita setinggi mungkin. 

“Jadilah generasi kebanggaan Soppeng yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia,” pungkasnya.

Hen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *