Anggota DPRD Bone dari Fraksi PKB Farel Adywansya.ST (foto dok)
KABAR-SATU, BONE — Jalan inspeksi Bendung Irigasi Jupang Cabang Langkemme sepanjang 7,15 kilometer di Desa Pallawa, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Bone, belum pernah tersentuh perbaikan selama hampir tiga dekade terakhir. Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama warga menuju pusat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.
Anggota DPRD Bone dari Fraksi PKB Farel Adywansya mengatakan, aspirasi perbaikan jalan itu sudah diusulkan sejak 2009 hingga 2019, namun hingga kini belum ada realisasi.
“Ini kewenangan Balai Pompengan karena jalan milik irigasi. Awal September kami Komisi III agendakan ke Balai Pompengan kembali dan kami akan angkat lagi terkait jalan inspeksi ini,” kata Farel saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (25/8/2026).
Anggota dewan Dapil 4 yang membawahi Kecamatan Tellulimpoe, Lamuru, Lappariaja, Bengo, Ulaweng, dan Amali ini menyebut, pihaknya telah beberapa kali mendatangi Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang serta Kementerian PUPR untuk menyampaikan usulan perbaikan jalan itu.
Kepala Desa Pallawa Makmur membenarkan jalan tersebut menjadi jalur vital yang dilintasi masyarakat setiap hari untuk beraktivitas, baik menuju pusat kecamatan maupun keluar daerah ke kabupaten dan provinsi.
Ia menyebut minimnya perbaikan membuat mobilitas warga terganggu, terutama saat musim hujan ketika kondisi jalan semakin sulit dilalui.
Menurut Makmur, usulan perbaikan jalan itu sebenarnya sudah berulang kali disampaikan ke Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, termasuk melalui kegiatan reses anggota DPRD baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut dari pemerintah.
“Iya, sudah masuk usulan. Masih zamannya A. Fashar dulu juga sudah direkomendasikan,” ujar Makmur.
Hen/Adr































