Daerah

Pj Bupati Takalar Pimpin Rakor dan Sosialisasi Penambahan Kuota Pupuk Bersubsidi

5
×

Pj Bupati Takalar Pimpin Rakor dan Sosialisasi Penambahan Kuota Pupuk Bersubsidi

Sebarkan artikel ini

Foto (Ist)

21/5/2024– Pj Bupati Takalar, Setiawan Aswad memimpin rapat koordinasi (Rakor) dan sosialisasi terkait prosedur penyaluran tambahan pupuk di Kabupaten Takalar, Selasa (21/5/2024).
Rakor dan sosialisasi ini dilaksanakan sehubungan dengan terbitnya Surat keputusan Gubernur Sulawesi Selatan nomor: 496/V/Tahun 2024, tentang penetapan Alokasi dan harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi sektor pertanian tahun 2024,

Adapun kuota tambahan pupuk sesuai SK Gubernur yang diberikan kepada masyarakat Takalar yaitu UREA 11.900 ton, NPK 11.000 ton dan Organik 3.000 ton, yang akan disalurkan melalui distributor dan pengecer.

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati menyampaikan kepada peserta sosialisasi yang terdiri dari Forkopimda, Dinas Tanaman Pangan, Dinas Perindag, BPP dan Distributor serta pengecer, terkait penyaluran tambahan pupuk bersubsidi pada musim tanam kedua yaitu melakukan pengawasan pada tingkat distributor dan pengecer pada penebusan tambahan pupuk bersubsidi dengan menurunkan tim dari Dinas Perindag dan melibatkan unsur Distan, BPP, Babinsa dan Babinkamtibmas, sehingga ada transparansi ke masyarakat terutama petani terkait pengalokasian pupuk bersubsidi yang disalurkan melalui pengecer.

Untuk updating data i-pubers segera dikoordinasikan dengan Dinas Dukcapil untuk kesesuaian data petani penerima pupuk sehingga data petani yang belum terakomodir dapat dilakukan entry data e-RDKK. Beliau juga memerintahkan Plt. Kadistan untuk menyurat ke Kementan RI terkait permasalahan aplikasi i-pubers yang terkonek dengan data Dukcapil sehingga ribuan data petani tertolak pada sistem e-RDKK.

Pj Bupati berharap dengan penambahan kuota pupuk bersubsidi pada musim tanam kedua dapat mengakomodir seluruh kebutuhan petani yang ada di Kabupaten Takalar. Ia juga mengapresiasi bentuk kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan sebagai rembuk/ upaya komunikasi stakeholder yang terlibat dalam penyaluran pupuk bersubsidi di Takalar.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page