Diduga Dikebiri, Kejari Takalar Diminta Periksa Pemanfaatan Dana Covid-19 Kelurahan

by -176 views

Foto (ist).

KABAR-SATU,TAKALAR — Gerakan Rakyat Menagih Janji (Gergaji) meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar untuk memeriksa pemanfaatan dana Covid-19 di sejumlah kelurahan di Kabupaten Takalar. Pasalnya, pemanfaatan dana Covid-19 kelurahan tersebut diduga dikebiri.

“Saya minta Kejari memeriksa pemanfaatan dana Covid-19 di sejumlah kelurahan di Takalar, karena dana itu diduga digunakan oleh para Lurah tidak sesuai peruntukkannya, atau di mark-up,” kata Direktur Gergaji Takalar, Imran Mursali saat dikonfirmasi, Kamis (14/10/2021).

Diberitakan sebelumnya, Gergaji menyoroti penggunaan dana Covid-19 yang diperuntukkan untuk sejumlah kelurahan di Kabupaten Takalar.

Direktur Gergaji, Imran Mursali menilai dana itu diduga digunakan tidak sesuai peruntukkannya oleh pihak kelurahan.

Setiap kelurahan diduga menerima dana Covid-19 transfer dari Pemkab Takalar mulai dari Rp32,5 juta sampai Rp48 juta per kelurahan.

Rencananya, dana Covid-19 itu akan digunakan mulai dari September sampai Desember 2021. Namun, dana Covid-19 tersebut baru satu kali digunakan, yakni pada bulan September 2021.

Hanya saja, menurut Imran Mursali dana itu diduga digunakan hanya satu kali sosialisasi ditambah pembentukan posko, dan pembayaran makan minum untuk petugas posko Covid-19.

Sementara itu, Camat Pattallassang, Muhammad Syarif selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di Kecamatan Pattallassang
yang dikonfirmasi terkait peruntukkan dana Covid-19 untuk kelurahan yang diduga tidak sesuai petunjuk tekhnis menampik tudingan tersebut. Menurut dia, peruntukkan dana itu sudah sesuai petunjuk teknis (Juknis).

“Dana itu digunakan sudah sesuai petunjuk teknis,” akunya saat dikonfirmasi sejumlah awak media, Kamis (14/10/2021).(rif)