Foto (dok)
KABAR-SATU,TAKALAR – Pj Bupati Takalar, Setiawan Aswad meresmikan Pasar Galesong di Desa Galesong Kabupaten Takalar, Jumat (14/6/2024). Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita yang disaksikan Kepala BPS Takalar, perwakilan Forkopimda, Kadis Perdagangan Takalar, Kadis Perhubungan, Pj Kadis Kominfo Takalar, Kepala Dinas Kesbangpol, Kepala Bapenda, Camat Galesong dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Pj Bupati mengatakan, ini termasuk pasar tradisional dan sekarang tidak seperti pasar yang dulu yang tantangannya begitu besar. Dengan kemajuan teknologi, sekarang sudah ada pasar online yang tidak mengharuskan pergi ke pasar untuk membeli sesuatu tetapi dengan memanfaatkan teknologi melalui handphone, masyarakat bisa memesan barang dan diantarkan ke rumah.
“Dengan tantangan ini, pasar-pasar tradisional harus berbenah dan dikelola dengan baik sehingga dapat menarik pembeli. Pasar juga merupakan ruang publik dan ruang layanan dasar. Pasar menunjukkan karakter sosial, salah satu indikasi ruang publik dilihat dari pasarnya yang layak. Pasar dikatakan layak dan representatif jika aman, tertib, bersih dan teratur dan masyarakat yang selalu mengupayakan keamanan, kenyamanan dan kebersihan,” terangnya.
Sementara itu, Kadis Perdagangan Takalar, Nasruddin Azis dalam laporannya, menyampaikan bahwa Pasar Galesong dibangun melalui dana DIPA Kementerian Perdagangan dan pada akhir tahun 2023 bisa diselesaikan dengan baik. Pasar Galesong memiliki luas kurang lebih 800 meter bujur sangkar dengan jumlah kios 14 unit dan 50 los dengan luas 2×2 meter.
“Termasuk kantor pengelola, ruang tera, ruang laktasi dan fasilitas sarana prasarana WC serta kamar mandi baik laki-laki maupun perempuan. Jumlah keseluruhan pedagang di Pasar Galesong ini sebanyak 257 orang. Hal ini sudah berdasarkan dengan perencanaan sistem SNI pasar yang berstandar Nasional Indonesia,” jelasnya.(*)














