Daerah

Tiga Nama Mengemuka Jelang Musda Golkar Soppeng, Siapa Nahkoda Baru?

×

Tiga Nama Mengemuka Jelang Musda Golkar Soppeng, Siapa Nahkoda Baru?

Sebarkan artikel ini

Ilustrasi

KABAR-SATU,SOPPENG — Mendekati pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan, dinamika politik di internal Partai Golkar Kabupaten Soppeng mulai menghangat. Bukan hanya soal siapa yang akan memimpin DPD I Golkar Sulsel, perhatian kader kini juga tertuju pada arah kepemimpinan DPD II Partai Golkar Soppeng.

Sejumlah nama mulai diperbincangkan sebagai figur potensial yang diyakini mampu menjaga dominasi sekaligus menentukan masa depan partai berlambang pohon beringin tersebut di Bumi Latemmamala.

Tiga figur yang paling santer disebut sebagai calon kuat Ketua DPD II Partai Golkar Soppeng yakni Andi Kaswadi Razak,  Suwardi Haseng, dan  Andi Muhammad Farid (AMF). Ketiganya hadir dengan karakter, pengalaman, serta basis dukungan yang berbeda. Situasi ini memunculkan diskursus menarik di internal partai: apakah Golkar Soppeng akan memilih kesinambungan kepemimpinan, kekuatan pemerintahan, atau justru membuka ruang regenerasi.

Nama Andi Kaswadi Razak masih dianggap sebagai figur sentral di tubuh Golkar Soppeng. Ketua DPD II Golkar Soppeng saat ini memiliki rekam jejak panjang di dunia organisasi dan pemerintahan, mulai dari Ketua KNPI, Ketua Karang Taruna, Ketua DPRD Soppeng selama dua periode, hingga menjabat Bupati Soppeng dua periode. 

Di bawah kepemimpinannya, Golkar mampu mempertahankan dominasi politik di DPRD Soppeng, termasuk menjadi peraih kursi terbanyak di Sulawesi Selatan pada Pemilu 2024. Pengalaman dan jejaring politik yang matang menjadi modal utama Kaswadi untuk tetap diperhitungkan.

Di sisi lain, munculnya nama Suwardi Haseng memberi warna berbeda dalam kontestasi internal Golkar. Bupati Soppeng periode 2025–2030 itu dinilai memiliki kekuatan politik sekaligus pengaruh birokrasi yang cukup besar. Berangkat dari latar belakang pengusaha dan pengalaman legislatif dari DPRD Kabupaten hingga Provinsi Sulawesi Selatan, Suwardi dianggap memiliki kapasitas manajerial yang kuat.

Posisi strategisnya sebagai Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel juga menjadi nilai tambah yang membuat peluangnya diperhitungkan serius oleh kader.

Sementara itu, kehadiran Andi Muhammad Farid atau AMF menjadi simbol regenerasi di tubuh Golkar Soppeng. Politisi muda yang kini menjabat Ketua DPRD Soppeng itu dinilai membawa semangat baru bagi partai.

 Dengan citra yang dekat dengan generasi muda serta keberhasilannya menjadi peraih suara terbanyak pada Pemilu 2024, AMF dipandang memiliki potensi besar untuk menarik partisipasi kader muda sekaligus memperkuat wajah modern Golkar di tingkat lokal. Meski pengalaman politiknya belum sepanjang dua figur senior lainnya, kepercayaan kader terhadap dirinya mulai terlihat semakin menguat.

Meski demikian, kepastian pelaksanaan Musda DPD II Golkar Soppeng hingga kini belum ditentukan. Pelaksana Tugas Sekretaris DPD II Partai Golkar Soppeng Syamsuddin, saat dikonfirmasi Wartawan Minggu  (24/5/2026) menyebut, pihaknya masih menunggu jadwal resmi dari DPD I Golkar Sulsel. 

Menurutnya, pelaksanaan Musda DPD I pun masih menunggu agenda Ketua Umum yang tengah menjalankan ibadah haji.

 “Belum ada jadwal pasti. Namun kami tetap mempersiapkan pelaksanaan Musda sesuai aturan dan mekanisme organisasi. Harapannya, siapapun yang terpilih nantinya mampu menyatukan seluruh elemen partai dan membawa Golkar Soppeng semakin maju,” tuturnya.

Hen 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page