Advertorial

Milad Ketua DPRD Makassar, Supratman Bukti Memulai Usaha dari Nol Bisa Berbuah Hasil Maksimal

×

Milad Ketua DPRD Makassar, Supratman Bukti Memulai Usaha dari Nol Bisa Berbuah Hasil Maksimal

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR — Nama seorang Supratman bukan lagi identitas asing bagi mayoritas penduduk Kota Daeng. Selain menjabat Ketua DPRD Makassar 2024-2029, Supra–sapaan karibnya juga merupakan salah satu bukti tentang sebuah konsitensi hidup yang dibangun bertahun-tahun dengan perjuangan,

kesabaran, kerja keras, hingga menjadi ‘pondasi’ kokoh menuju bangunan karier tinggi kehidupan. Mungkin, belum banyak yang tahu jika pimpinan tertinggi Legislatif Makassar tersebut dulunya hanya seorang tim sukses biasa sampai mendapat pekerjaan pegawai Honorer Pemerintah. Benar-benar memulai semuanya dari nol. Sebuah titik menengah ke bawah kehidupan, yang banyak orang mungkin akan berkata, tanpa apapun yang kamu miliki kamu tidak akan bisa mencapai apa yang diimpikan dalam karier politik.

Tapi semua itu terbantahkan bagi seorang Supra. Pria yang hari ini, Minggu 24 Mei 2026, merayakan ulang tahun ke-47, bisa menjadi salah satu rujukan hidup di Dunia Politik. Penulis sepertinya tak perlu menyebutnya sebagai rujukan untuk Makassar. Karena sudah banyak yang tahu,

Makassar hingga Provinsi Sulsel ini tidak berhenti melahirkan tokoh Nasional. Bahkan seorang Poltikus pernah menyebutkan, di Sulsel terlalu banyak ‘ayam jago’. Saking ketatnya persaingan dunia riil bahkan politik, kuota kursi parlemen tidak akan pernah cukup. Belum selesai rantai regenerasi sudah lahir ‘prematur’ generasi lain yang juga berpotensi. Karena persaingan yang ketat, bahkan beberapa Politikus yang gagal mencapai target kursi, harus hijrah ke Daerah Pemilihan luar Sulsel untuk terpilih baik di parlemen Daerah hingga Nasional.

Jadi saat seseorang terpilih di kursi Eksekutif ataupun Legislatif, mereka seperti berhasil keluar dari lobang neraka yang berdesakan. Itu baru tingkatan pertama. Level selanjutnya di kursi Legislatif adalah jabatan pimpinan. Ada beragam tantangan dan kesulitan yang harus ditaklukkan untuk mencapainya. Tapi cukup para Politikus yang perlu menceritakannya, jika ingin atau tidak itu terserah mereka.

Yang jelasnya, jika terpilih di Sulsel, dan menduduki jabatan strategis bisa dipastikan jalan yang dilalui pasti berdarah-berdarah. Meskipun pola yang dilakukan setiap orang pastilah juga berbeda. Tergantung siapa yang menilai dan dinilai.

Tapi ini tentang Supra. Bagaimana modal kapital yang bisa kalah dengan investasi Sosial. Perjalanan hidupnya seperti sebuah cerita tentang kerang mutiara. Dia memulai tidak dengan sugesti kapital adalah kunci mencapai cita-cita yang diharapkan. Kapital jelas adalah sebuah instrumen pendukung, tetapi tanpa pondasi yang kuat bangunan karier itu akan rapuh.

Langkah awal bagi Politikus NasDem ini adalah inti. Dia memulainya dengan modal sosial. Inilah pondasi kokoh yang dimulai tanpa perlu dimodali. Tepatnya, 2010-2013, selama periode 3 tahun Supra menjadi Pegawai Honorer di Kecamatan Manggala. Dengan sebuah tujuan jelas, pengabdiannya harus lebih tinggi untuk menjangkau pelayanan yang merata bagi warga Makassar.

Masyarakat Kecamatan Manggala mengenalnya dengan baik, karena saat terbentur dengan pemahaman birokrasi pengurusan KTP yang belum sepenuhnya mereka pahami. Supra hadir sebagai pemberi solusi. Tanpa uang dan jenis transaksi apapun. Yang saat kebanyakan orang mendapatkan bantuan tentang pelayanan, mereka pasti berpikir tentang uang akan berperan. Tapi Supra melakukannya dengan gratis. Mungkin Ribuan bahkan belasan ribu orang merasa terbantu saat akan mengurus identitas diri dan data kekeluargaan saat berhadapan dengan Supra.

Penulis akan sedikit bercerita tentang pengalaman Belasan Tahun saat menjadi Wartawan Politik di DPRD Makassar hingga DPR RI. Yang dirangkum dari beberapa kesaksian para ‘Jagoan’ Sulsel lewat pertarungan di beragam Dapil. Ada 3 cara yang banyak digunakan oleh Politikus Daerah ini dalam meraih simpati pemilih. Cara pertama adalah modal kapital. Uang di sini akan berperan besar. Tapi kekuatan uang tidak menjamin anda terpilih. Kesalahan dalam struktur tim sukses dan salah memilih orang serta konsultan berperan besar menentukan langkah anda untuk terpilih.

Cara kedua adalah popularitas tanpa uang. Ada istilah nama besar orang tua yang masih hidup maupun telah meninggal berperan besar mengangkat popularitas di nama belakang sang anak. Bahkan sempat ada obrolan di kalangan Wartawan saat menyebut figur tertentu tanpa harus memasang baliho tapi sudah terkenal duluan. “Orang Meniggal yang Sosialisasikan.” Pola ini membuka peluang besar untuk pertarungan di Kursi Dewan Perwakilan Daerah atau DPD RI. Selain kandidat yang terbatas dibanding DPRD dan DPR RI, masyarakat akan lebih mudah mengingat nama yang sudah umum dikenal.

Yang ketiga dan tersulit menurut penulis adalah investasi sosial. Tidak banyak kandidat politikus yang memilih jalan ini. Selain harus kerja keras juga harus punya kuota sabar yang benar-benar berlapis. Berurusan dengan satu kepala saja untuk urusan birokrasi kadang rumitnya minta ampun, apalagi dengan banyak kepala dari beragam perbedaan sudut pandang. Prosesnya juga butuh perjuangan yang panjang. Dan Supra memilih jalan langka ini. Karena sadar setiap orang punya potensi, tapi tidak semua orang paham cara memaksimalkan potensi. Kebanyakan faktor karena larut sugesti orang-orang yang berhasil dengan kapital besar di awal, sehingga mengabaikan kelebihan apa yang ada dalam diri mereka sendiri.

Kembali ke kerang mutiara tadi, bagaimana bisa menciptakan mutiara indah dari sebuah pasir yang sebenarnya adalah sebuah ‘pengganggu’. Inilah potensi yang Supra maksimalkan. Dia memikirkan mekanisme pertahanan. Yakni, potensi apa yang dia miliki, langsung mengeksekusi perannya, dan fokus pada tujuan. Sehingga tujuan yang tercapai bukan lagi sekadar impian semu. Dia bergerak seperti kerang, saat pikirannya terbuka seperti cangkang kerang, pasir-pasir yang muncul seperti beragam referensi tentang start kehidupan orang-orang.

Ia menampung menyerap dan membentuknya dengan pola dan potensinya sendiri. Sehingga terciptalah sebuah mutiara indah yang sebenarnya jika tidak diolah sebagai sebuah motivasi justru akan melukai tubuhnya sendiri. Slogannya sederhana saat pertama kali mengejar tujuannya sebagai Legislator. “Mannangapa Supraja”.

Dalam bahasa Makassar tafsirnya bisa berarti: Apapun yang terjadi saya tetap Supra. Ini seperti miniatur sederhana tentang ideologi perjuangan hidup seorang Supra. Mengajarkan tentang fokus pada tujuan awal, bagaimana memaksimalkan potensi dalam diri, dan tidak menyerap ‘pasir’ kehidupan orang lain yang punya start berbeda dengan hidup kita sendiri. Tetapi jusru membentuk dinamika kehidupan tersebut menjadi motivasi dengan caranya sendiri sehingga tercipta mutiara kehidupan berdasarkan versi terbaik diri. Selama 3 periode, atau sejak periode 2014-2019, 2019-2024, 2024-2029, slogan “Mannagapa Supraja” terus tertanam sebagai pengingat tujuan awal itu dimulai.

Memang tidak ada yang instan, semua butuh perjuangan. Tapi proses dan perjuangan dalam kehidupan jangan sampai menghilangkan versi terbaik diri anda. Siapa pun dan di mana pun kalian berada. Seperti apa yang diucapkan Wakil Ketua DPRD Sulsel, Rahman Pina. Politikus Golkar yang dulunya merupakan seorang Wartawan, lebih awal memulai karier politik DPRD Makasssar di Daerah Pemilihan yang sama dengan Supra (Dapil IV Panakkukang-Manggala). Hingga RP–akronim namanya mampu naik kelas ke DPRD Sulsel di pucuk unsur pimpinan.

Penulis bahkan mengenal Supra dulunya hanya seorang tim sukses Rahman Pina sebelum memilih jalur politiknya sendiri di Dapil yang sama, bertarung dan menang bersama.

“Tak ada yang instan. Semua butuh perjuangan, tetesan keringat dan air mata. Diawali jadi tim sukses, pegawai honorer, lalu terpilih jadi anggota DPRD. Kini jadi Ketua DPRD Makassar. Siap Pak ketua. Selamat ulang tahun adinda, umur berkah, dimudahkan semua impian.” Tulis Rahman Pina.

Penulis: Syariat Tella

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page