Ilustrasi
KABAR-SATU,SOPPENG — Beberapa peserta arisan bodong melaporkan KK selaku owner.
AR salah satu korban investasi bodong menceritakan, awalnya ia mengenal pendiri investasi dan arisan bodong di media sosial. Pasalnya, ia sering berbelanja Online dengan pelaku.
Kata dia, saat itu pelaku (KK red) menguploadnya di history WA, tentang arisan tersebut, dengan keuntungan yang menjanjikan. Karena tertarik dan tergiur dengan keuntungan yang lumayan besar, AR pun ikut arisan bodong itu.
“Saya jadi tertarik karena jika kita setor Rp 900 ribu, kita dijanjikan satu minggu kemudian dikembalikan sebesar 1 juta 200, kata AR kepada Wartawan, Kamis 24/2/2022
Menurutnya, awalnya ancar-lancar saja satu dua bulan, setelah itu bermasalah sampai saat ini.
“Dari kelompok kami, sudah hitung totalnya ada Rp 700 juta uang yang masuk, itu baru setoran pokok,”pungkasnya.
Sementara, Wati warga Lapajung Soppeng mengaku tertipu dengan kerugian sebesar Rp 62 juta dan juga telah melapor di Polres Soppeng
” Iya, saya juga korban Rp 62juta. Saya sudah melapor di Polres, saya yang paling pertama melapor,”jelasnya.
Korban lainnya, KRH mengaku uangnya sebesar Rp 70 juta masuk pada investasi milik KK. Hanya saja, KRH melarikannya secara perdata
”Kalau saya pribadi Perdatakan, karena uang saya yang Rp 70 juta itu dipinjam diputar di Arisan itu,”katanya.
Pelaku Arisan Bodong KK, saat ini mendekam di balik jeruji besi Polsek Liliriaja, untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya. (**)

































