Foto (ist)
KABAR-SATU, WAJO —- Bupati Wajo, Amran Mahmud mendorong para petani kakao memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk meningkatkan hasil produksinya. Terlebih di tengah pandemi Covid-19 saat ini, komoditas kakao diharapkan berkontribusi besar dalam upaya pemulihan ekonomi.
Hal ini disampaikan Amran saat menghadiri panen perdana kakao organik dan penyerahan KUR petani kakao di Desa Simpellu, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Rabu (25/8/2021).
“KUR yang diberikan adalah bentuk dukungan dan amanah dari BNI. Saya harap kita jaga dan maksimalkan dengan baik apalagi diberikan kemudahan terkait angsuran yang bisa dinayar setiap panen, bukan setiap bulan,” ucap Amran.
Sementara itu Pimpinan Wilayah 7 BNI, Hadi Santoso, menyampaikan harapannya agar masyarakat betul-betul menekuni berkebun kakao. Dirinya pun berjanji akan mengusahakan penyaluran KUR bagi masyarakat, khususnya di Desa Simpellu.
“Adapun terkait pembayarannya bisa saat panen, bukan setiap bulan dan jangka waktu di sesuaikan jaminan. Ini mengingat kerja sama dan upaya aktif dari Bapak Bupati. Apalagi kami memiliki tanggung jawab sosial dalam pengembangan dan pemulihan ekonomi,” ucap Hadi. (Hen/Tbr)












