Anggota DPR/MPR RI Dr. H. Muh. Aras, S.Pd., MM saat memeberikan sambutan
Keempat Pilar Kebangsaan itu diantaranya, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
Dalam kesempatan tersebut Muh. Aras selaku narasumber memaparkan, dengan memahami nilai-nilai kebangsaan sebagaimana termaktub dalam semangat empat pilar, bisa meminimalisir konflik yang dapat mengancam perpecahan.
“Pancasila sebagai Landasan Idiologi berbangsa dan bernegara, sudah menjadi jiwa dan semangat setiap elemen bangsa, dalam menjaga keutuhan NKRI, serta menjamin kehidupan beragama, beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing,”jelasnya saat menyampaikan materi.
Dipaparkanya, mengaplikasikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, maka setiap tindakan anak bangsa tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Selanjutnya Muh. Aras, menandaskan, UUD NRI 1945 sebagai landasan Konstitusi menjadi landasan operasional berbangsa san bernegara, serta NKRI sebagai bentuk negara, dimana Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara, meskipun berbeda, namun kita tetap satu.
Sementara, Tenaga Ahli Anggota (TAA) DPR/MPR RI Hamka Anas, selaku Pemandu Acara, mengingatkan para peserta sebelum acara di laksanakan agar senantiasa mematuhi Protokol Kesehatan dengan pakai masker, jaga jarak dan selalu cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.
Hamka Anas mengatakan, kegiatan ini dalam rangka melakukan transformasi ilmu pengetahuan tentang wawasan kebangsaan dan kenegaraan.
“Sosialisasi 4 pilar ini, sangat penting agar seluruh elemen bangsa dapat memahami secara utuh dan paham untuk bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,”ujarnya.

































