bupati soppeng Andi Kaswadi razak saat panen bawang merah (foto ist)
KABAR-SATU,SOPPENG —Bupati Soppeng Andi Kaswadi razak bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perkebunan, Aryadin Arif melakukan panen bawang merah di Kawasan Multi Agri Medde, Desa Tellulimpoe, Kecamatan Marioriawa, Rabu kemarin.
Momen ini menandai keberhasilan budidaya bawang merah di luar musim tanam konvensional. Berbeda dengan kebiasaan menanam di musim kemarau, kali ini bawang merah berhasil dipanen dengan hasil memuaskan meski di tengah musim hujan.
“Saya awalnya ragu, karena bawang merah biasanya lebih cocok ditanam di musim kemarau. Musim hujan membuatnya rentan terhadap busuk umbi dan layu fusarium. Tapi berkat dorongan dan jiwa petarung yang dimiliki Bupati Soppeng, yang terus aktif memberikan motivasi, akhirnya apa yang saya khawatirkan terbantahkan,” ungkap Aryadin.Kamis (30/1/2025).

Menurut Aryadin, keberhasilan tersebut tidak lepas dari penerapan strategi pertanian yang tepat, meliputi penggunaan varietas unggul, pengelolaan air yang baik, serta pendampingan intensif kepada petani.
“Kombinasi ini terbukti mampu mengatasi tantangan penanaman di musim hujan.”ujarnya.
Aryadin menyampaikan apresiasi kepada Bupati Soppeng A. Kaswadi Razak, yang akrab disapa “Fung Aji Dulli” atas dukungan dan bimbingannya.
“terima kasih, Fung Aji Dulli, atas bimbingan dan dorongannya. Tanpa semangat dan kepemimpinan beliau, panen di luar musim ini mungkin tidak akan terwujud,” ucapnya.
Ia berharap, pencapaian tersebut dapat menginspirasi petani Soppeng untuk lebih berani berinovasi dalam budidaya bawang merah. Dari sisi ekonomi, panen di luar musim memberikan keuntungan lebih besar. Pasalnya, harga jual yang lebih tinggi dibandingkan saat panen raya.
Hen/Adr












