Pengumuman tentang sertifikat hilang nomor 5/D1304-20.11/IV/2026







Pengumuman tentang sertifikat hilang nomor 4/D1304-20.11/IV/2026


Metro

Pesta Adat Nelayan ” Maccera Tappareng” Budaya Kearifan Lokal 

×

Pesta Adat Nelayan ” Maccera Tappareng” Budaya Kearifan Lokal 

Sebarkan artikel ini

Foto (dok)

KABAR-SATU,SOPPENG — Kapolres Soppeng AKBP Santiaji Kartasasmita bersama Ketua Bhayangkari Cabang Soppeng Renzy Kansil Santiaji Kartasasmita, menghadiri Pesta Adat Nelayan “Maccera Tappareng” di Anetue Keluraha Kaca, Kecamata  Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Minggu (20/3/ 2022).

Santiaji menuturkan, Pesta Adat Nelayan “Maccera Tappareng” dan Lomba balap perahu dayung tradisional, yang dilaksanakan setiap Tahun di bumi La Temmamala sebagai bentuk rasa syukur Masyarakat Nelayan.

Selain itu menurut perwira menengah ini, kegiatan yang secara turun temurun dilakukan itu, pada umumnya dilaksanakan setiap tahun, sebagai bentuk rasa syukur masyarakat nelayan, serta untuk memelihara tradisi.

“Pesta ini merupakan adat istiadat masyarakat sebagai bentuk kekayaan budaya dan kearifan lokal yang harus dijaga dan dipertahankan,”kata Santiaji.

Senada yang dikatakan Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak.

Menurutnya, Acara yang dilaksanakan tersebut,  merupakan kegiatan rutin asyarakat Kecamatan Marioriawa.

“ini merupakan tradisi dan budaya yang menjadi warisan dari leluhur kita dan acara adat seperti ini dapat dijadikan sebagai salah satu ajang destinasi budaya Kab. Soppeng yang dapat diperkenalkan di daerah lainnya,”pungkasnya.

Bupati dua periode ini berharap, sedapat mungkiBudaya itu, dijaga dan dipertahankan, sehingga dapat mewariskannya  kepada anak cucu kelak.

“acara seperti ini manfaatnya dapat  juga dirasakan oleh masyarakat yang berdomisili disekitar danau Anitue,  dimana pada saat pelaksanaan, mereka dapat menjajankan dagangannya,’Pungkasnya.

Sekedar diketahui, jenis perahu yang di perlombakan dalam pesta adat Nelayan tersebut diantaranya: Perahu Kelas Satu (jumlah sawi 11 orang), Perahu Kelas Dua (jumlah sawi 9 orang), Perahu Kelas Tiga (jumlah sawi 7 orang). (Hen)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page