Metro

Desa Panincong Luncurkan Program Gempur Sampah: Solusi Terbaru Atasi Masalah Sampah”

×

Desa Panincong Luncurkan Program Gempur Sampah: Solusi Terbaru Atasi Masalah Sampah”

Sebarkan artikel ini
foto[ ist]

foto {ist}

KABAR-SATU,SOPPENG – Pemerintah Desa Panincong menunjukkan keseriusanya dalam mengatasi permasalahan sampah yang telah menjadi isu utama selama dua tahun terakhir.

Kepala Desa Panincong, Andi Mardiana, resmi meluncurkan program Gempur Sampah (Gerakan Masyarakat Panincong Mengurus Sampah) dalam sebuah acara edukasi pengelolaan sampah yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan desa. jumat [2/8/2024]

Dalam sambutannya, Andi Mardiana menjelaskan, inisiatif untuk menangani masalah sampah telah dimulai melalui berbagai diskusi dan sosialisasi di tingkat Rukun Warga (RW).

“Kami telah merancang untuk berlangganan mobil sampah meskipun tidak memiliki anggaran untuk pengadaannya. Setelah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, kami mengetahui bahwa mereka pun mengalami kekurangan armada,” ujarnya.

menurutntnya, berkat dukungan dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Mandiri Panincong, sebuah mobil sampah akhirnya berhasil diadakan melalui npernyataan modal dari pemerintah desa. Mobil sampah ini kini siap melayani 420 rumah tangga yang telah terdaftar sebagai pelanggan program.

Andi Mardiana menambahkan, “Pengelolaan sampah ini kini menjadi salah satu unit usaha BUMDesa Mandiri Panincong yang dapat dimanfaatkan oleh warga. Selain itu, BUMDes juga berencana membuka minimarket yang diharapkan bisa grand opening akhir tahun ini.”

Dalam kesempatan yang sama, Kasi Trantib Hamriadi, yang juga Ketua BPD Panincong, mewakili Camat Marioriawa, menyampaikan dukungan penuh terhadap program Gempur Sampah

ia berharap agar jadwal penjemputan sampah diatur dengan baik dan mengajak seluruh anggota BPD untuk ikut berpartisipasi sebagai pelanggan program ini.

Tim Pendamping Profesional turut memberikan apresiasi kepada Desa Panincong yang kini telah menjadi desa mandiri dan terus berinovasi. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Soppeng untuk melakukan hal serupa. Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa memuji inovasi yang dilakukan oleh Pemdes Panincong, menyebut desa ini sebagai salah satu desa acuan dalam kegiatan dan pelaporan. Sementara itu, Kadis Lingkungan Hidup memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya pemilahan sampah yang memiliki nilai ekonomi serta mengusulkan pembentukan bank sampah di desa.

Program Gempur Sampah akan melayani pengangkutan sampah dua kali seminggu, setiap hari Rabu dan Sabtu, dengan biaya berlangganan sebesar Rp15.000 per bulan. Untuk sampah dari acara atau hajatan, akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp150.000 per angkut. Pemerintah Desa juga telah menerbitkan Peraturan Desa Nomor 4 Tahun 2024 yang mengatur denda bagi warga yang membuang sampah sembarangan di tempat-tempat tertentu, dengan harapan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *