Metro

Bupati Soppeng Kunjungi Villa Yuliana, Serukan Pelestarian Warisan Sejarah Edukasi

×

Bupati Soppeng Kunjungi Villa Yuliana, Serukan Pelestarian Warisan Sejarah Edukasi

Sebarkan artikel ini

foto (ist)

KABAR-SATU,SOPPENG – Bupati Soppeng Suwardi Haseng melakukan kunjungan ke Museum Villa Yuliana, salah satu bangunan bersejarah yang menjadi ikon Kabupaten Soppeng, Kamis (8/5/2025)

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pelestarian nilai-nilai edukatif dan kultural di Bumi Latemmamala.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi jajaran pejabat terkait, antara lain Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng Andi Sumangerukka dan Kepala Bidang Kebudayaan Dr. Abd Karim. Rombongan diterima langsung petugas pengelola museum. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Koordinator Wilayah Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah XIX Provinsi Sulawesi Selatan, Jayadi Adam.

Villa Yuliana yang kini berusia 120 tahun merupakan saksi bisu perjalanan sejarah Soppeng. Dibangun pada 1905 oleh pemerintah Hindia Belanda, bangunan megah ini awalnya diperuntukkan sebagai hadiah bagi Ratu Wilhelmina dan putrinya, Ratu Juliana dari Kerajaan Belanda.

 Meskipun kedua ratu tersebut tidak pernah mengunjungi Soppeng karena situasi perang yang tidak memungkinkan, bangunan dengan arsitektur Indis perpaduan gaya Eropa dan arsitektur lokal Bugis ini tetap menjadi landmark penting dengan nilai sejarah yang tinggi.

“Keindahan dan nilai sejarah Villa Yuliana adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita terus berupaya melestarikan bangunan bersejarah ini sebagai bagian penting dari identitas Kota Soppeng,”kata Suwardi Haseng.

Transformasi Villa Yuliana menjadi museum tidak hanya berfungsi sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat edukasi bagi generasi muda untuk memahami sejarah dan nilai-nilai budaya Soppeng.

Museum ini kini menjadi ruang pembelajaran sejarah yang kontekstual, memberikan pengalaman langsung bagi para pelajar dan pengunjung untuk menyelami kekayaan budaya dan dinamika sejarah Kabupaten Soppeng.

Kunjungan ini menegaskan tekad Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mengintegrasikan aspek pendidikan dan pelestarian warisan budaya, sekaligus membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga identitas lokal di tengah arus modernisasi.

**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *