foto (dok)
KABAR-SATU,SOPPENG — Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Soppeng menggelar bakti sosial penyerahan bingkisan kepada anak yatim, difabel, dhuafa, dan komunitas ojek di Pondok Tahfidz dan Panti Asuhan Darul Amanah, Selasa (1/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Lebaran Yatim” yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Asyura 10 Muharram.
Bakti sosial tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi antara Kemenag Soppeng dengan Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Soppeng. Program ini bertujuan untuk menyalurkan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim dan penyandang disabilitas.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Soppeng, H. Afdal, S.Ag., MM. Menjelaskan, Lebaran Yatim atau yang juga dikenal sebagai Idul Yatama merupakan tradisi masyarakat Indonesia dalam memperingati 10 Muharram (Hari Asyura Red). Tradisi ini mengarisbawahi pentingnya kepedulian sosial melalui berbagi kebahagiaan dan rezeki kepada anak-anak yatim serta mendoakan kesejahteraan mereka.
Afdal menuturkan, perlunya peningkatan program Lebaran Yatim dan bantuan untuk difabel, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Ia mengutip pesan Nabi Muhammad SAW yang menyatakan “seorang mukmin sejati tidak akan merasa kenyang ketika tetangganya masih merasakan kelaparan” meskipun Lebaran Yatim bukanlah hari raya resmi dalam Islam.
Kepala Kemenag Soppeng berharap agar kegiatan serupa dapat terus berkembang. Pasalnya, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh anak yatim dan difabel, tetapi juga oleh masyarakat luas serta berbagai profesi yang memiliki tingkat pendapatan di bawah rata-rata. Program ini dinilai mampu memberikan dampak positif yang luas bagi kesejahteraan sosial masyarakat.
Afdal menegaskan, peringatan Lebaran Yatim atau Hari Asyura 10 Muharram ini diharapkan dapat menjadi gagasan bagi instansi dan komunitas lainnya. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergerak bersama dalam membantu sesama, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas di Kabupaten Soppeng.
Program bakti sosial ini menunjukkan tekad Kemenag Soppeng dalam menjalankan fungsi sosial keagamaan, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian dalam masyarakat. Kegiatan ini juga merefleksikan semangat gotong royong dan solidaritas sosial yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Hen/Adr

































