Pengumuman kehilangan sertifikat baru nomor masing masing



Metro

Bantuan Mengalir dari Berbagai Pihak untuk Wanita Difabel di Soppeng

×

Bantuan Mengalir dari Berbagai Pihak untuk Wanita Difabel di Soppeng

Sebarkan artikel ini

foto (dok)

KABAR-SATU,SOPPENG — Kabar mengenai perjuangan hidup seorang wanita difabel bernama I Dia yang tinggal sebatang kara di Dusun Sanuale, Desa Marioritengga, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng telah menggerakkan hati berbagai pihak untuk memberikan bantuan.

Berita yang tayang di Kabar Satu pada Selasa (7/1/2025) dengan judul “Perjuangan Hidup I Dia Seorang Difabel di Soppeng Tanpa Keluarga” telah menarik perhatian mantan Dandim 1423 Soppeng, Letkol Sigit Suhendro. Tergerak oleh kondisi I Dia, beliau mengirimkan bantuan melalui Babinsa marioritengngga langsung mengunjungi kediaman wanita paruh baya tersebut.

Bantuan ini merupakan wujud kepedulian mantan pimpinan militer di wilayah Soppeng terhadap kondisi warga yang membutuhkan perhatian khusus.

Kepedulian juga ditunjukkan oleh Pemerintah Daerah Soppeng melalui Dinas Sosial. Kadis Sosial Taufik Ramli turun langsung untuk menyerahkan bantuan kepada I Dia, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan warganya, khususnya para penyandang disabilitas.

Kapolres Soppeng AKBP Muh Yusuf Usman turut memberikan bantuan berupa paket sembako yang sangat dibutuhkan oleh I Dia. Bantuan ini menunjukkan bahwa institusi kepolisian juga memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan warga di wilayah hukumnya.

Selain itu, I Dia juga mendapat perhatian dari kalangan akademisi. Alimuddin sa,ban miru Dosen Univwesitas Negei Mkassat (UNM) juga turut andil dalam membatu I Dia melalui perwakilan media kabar satu.

Kehadiran media dalam hal ini tidak hanya sebagai pembawa berita, tetapi juga sebagai jembatan yang menghubungkan para donatur dengan mereka yang membutuhkan.

Gelombang bantuan yang mengalir kepada I Dia membuktikan bahwa kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat. Berbagai elemen masyarakat, mulai dari ,mantan pejabat militer, pemerintah daerah, kepolisian, Akademisi,Baznas serta beberapa donatur lainya yang tidak dapat di sebut satu per satu bersatu untuk membantu meringankan beban hidup seorang wanita difabel yang hidup sebatang kara.

Penulis ; Adrian



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page