Pengumuman tentang sertifikat hilang nomor 5/D1304-20.11/IV/2026







Pengumuman tentang sertifikat hilang nomor 4/D1304-20.11/IV/2026


Ekonomi

Lansia Buta Hidup Terlantar di Pasar, Keluarga Enggan Menampung

×

Lansia Buta Hidup Terlantar di Pasar, Keluarga Enggan Menampung

Sebarkan artikel ini

foto (dok)

KABAR-SATU,SOPPENG — Tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kecamatan Marioriwawo bersama Camat, Lurah, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Dinas Sosial melakukan penjemputan terhadap seorang lansia terlantar yang sedang sakit di Pasar Takalala. Pria berusia 67 tahun diketahui Bernama Samsu kemudian dibawa ke Puskesmas Takalala untuk mendapatkan perawatan medis.,dikarenakan kondisinya yang mengigil.

Menurut TKSK Kecamatan Marioriwawo, Sri Nur Khofifah, Samsu telah lama tinggal di area Pasar Takalala. Kondisi kesehatannya semakin memburuk karena mengalami kebutaan sejak tiga bulan terakhir, sehingga mobilitasnya menjadi sangat terbatas untuk beraktivitas sehari-hari.

Meskipun Samsu memiliki keluarga, namun tidak ada satupun anggota keluarga yang bersedia merawat dan menerima keberadaannya. Kondisi inilah yang memaksa lansia tersebut memilih tinggal di Pasar Takalala dalam keadaan terlantar tanpa dukungan keluarga yang memadai.

“Ada keluarga tapi tidak bersedia merawat,” ungkap Sri Nur Khofifah.Rabu (16/7/2025).

 Sri mengatakan, pihak keluarga telah dihubungi namun tetap menolak untuk mengambil tanggung jawab dalam merawat anggota keluarga yang sudah lanjut usia tersebut.

Ia menyebut, Dinas Sosial sebelumnya telah memberikan bantuan fasilitas berupa kasur dan kebutuhan lainnya untuk membantu kehidupan sehari-hari Samsu. Bantuan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial kepada warga yang membutuhkan, khususnya lansia terlantar.

Setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Takalala, Samsu akan dikembalikan ke Pasar Takalala karena belum ada solusi permanen terkait tempat tinggalnya. Pihak terkait telah melakukan koordinasi dengan Camat dan Lurah untuk memastikan area tempat tinggalnya di pasar telah dibersihkan dan layak untuk ditempati kembali.

“Kalau dari Dinas Sosial sudah dikasih bantuan fasilitas kasur dan lain-lain dan sudah koordinasi dengan Camat serta Lurah juga, untuk sementara ini mau dikembalikan dulu di pasar karena sudah dibersihkan juga tempat di pasar. Keluarga sudah dihubungi tapi tidak ada yang bersedia,” jelas Sri.

Sementara Plt Lurah T.Rarae Rudianto mengatakan lansia tersebut sudah di tangani dan saat ini di puskemas takalala berobat serta pihak keluarga sudah di hubungi.

“kita sudah hubungi semua keluarganya, Namun, tidak ada pihak keluarganya yang mau menampunnya. Kami pemerintah kelurahan bersama Dinas sosial tetap berupaya mencarikan tempat yang layak.”tuturnya.

Hen/Akl

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *