Pendididkan

Jalan Pendidikan Jadi Laboratorium Desain, Pakar UTM Bedah Gagasan Mahasiswa UNM

×

Jalan Pendidikan Jadi Laboratorium Desain, Pakar UTM Bedah Gagasan Mahasiswa UNM

Sebarkan artikel ini

foto (ist)

KABAR-SATU, MAKASSAR – Mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Negeri Makassar (UNM) mendapat pendampingan langsung dari akademisi Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Prof. Alice Sabrina Ismail, dalam Workshop Proses Desain hari kedua yang berlangsung di Aula Fakultas Teknik, Kampus Parangtambung, Kamis (29/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa ditantang merancang solusi penataan kawasan Jalan Pendidikan di lingkungan kampus unm dengan mempertimbangkan kebutuhan ruang publik, kelancaran sirkulasi kendaraan, kenyamanan pejalan kaki, serta keterpaduan dengan fasilitas akademik di sekitarnya.

Workshop ini merupakan kelanjutan kegiatan hari pertama yang dilaksanakan pada Rabu kemarin, diawali dengan agenda kuliah tamu. Pada hari kedua, kegiatan difokuskan pada pendalaman materi, proses perancangan, serta evaluasi terhadap gagasan desain yang dikembangkan mahasiswa.

Rangkaian kegiatan dibagi menjadi dua sesi utama. Sesi pertama diawali dengan pemaparan materi singkat oleh Prof. Alice Sabrina Ismail. Setelah menerima materi, mahasiswa melanjutkan pengerjaan tugas perancangan secara mandiri maupun berkelompok dengan menjadikan kawasan Jalan Pendidikan sebagai objek studi kasus.

Pemilihan kawasan tersebut didasarkan pada kompleksitas aktivitas dan kebutuhan ruang di lingkungan kampus. Tingginya sirkulasi kendaraan, kebutuhan jalur pedestrian yang ramah, serta hubungan antarfasilitas akademik menjadi sejumlah aspek yang harus dianalisis mahasiswa dalam merumuskan konsep penataan kawasan.

Memasuki sesi kedua, setiap kelompok mempresentasikan perkembangan rancangan yang meliputi hasil analisis tapak, gagasan konsep ruang, hingga draf awal desain kawasan. Presentasi ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menguji gagasan sekaligus mengembangkan kemampuan analisis dan argumentasi dalam proses perancangan arsitektur.

Prof. Alice Sabrina Ismail memberikan masukan secara langsung terhadap karya yang dipresentasikan. Umpan balik tersebut mencakup ketajaman analisis keruangan, kemampuan merespons potensi kawasan, serta penyempurnaan konsep desain agar lebih adaptif dan berkelanjutan.

Ketua Program Studi Arsitektur UNM Dr.techn. Ar. Andi Abidah, ST. MT.menyampaikan, keterlibatan pakar dari UTM menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas akademik dan memperluas wawasan global mahasiswa.

“Semoga kolaborasi lintas kampus ini dapat membuka ruang diskusi kritis mengenai metodologi perancangan arsitektur modern yang relevan dengan perkembangan kebutuhan kawasan perkotaan,” katanya.

Rangkaian workshop selanjutnya direncanakan ditutup dengan finalisasi karya dan pameran draf hasil perancangan kawasan.

Program Studi Arsitektur unm berharap hasil kegiatan tersebut tidak hanya menjadi pemenuhan tugas akademik, tetapi juga menghasilkan gagasan desain yang dapat menjadi bahan rekomendasi bagi pengembangan tata ruang kampus pada masa mendatang.

Hen/Adr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *