Kasat Reskrim polres Soppeng AKP Dodie Ramaputra.SH.,MH (foto dok)
KABAR-SATU, SOPPENG — Polres Soppeng tetap melakukan penyelidikan secara profesional untuk memastikan penyebab kematian MDM (65), warga Kampung Baru, Dusun Walimpong, yang ditemukan mengapung di Sungai Walanae, Desa Barae, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Rabu (10/12/2025). Meski tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana, pihak kepolisian tetap menjalankan prosedur penyelidikan sesuai ketentuan.
Kepala satuan reserse kriminal polres Soppeng AKP Dodie Ramaputra, melalui pesan singkat WhatsApp mengimbau masyarakat yang memiliki informasi tambahan terkait peristiwa tersebut agar dapat menghubungi pihak kepolisian terdekat.
“Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi tambahan terkait peristiwa ini agar dapat menghubungi pihak kepolisian terdekat,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, MDM (66) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di Sungai Walanae rabu kemarin.
Berdasarkan keterangan saksi mata HS (51), sebelum kejadian, korban sempat melintas di depan rumahnya dan mengobrol. Saat itu, korban menyampaikan niatnya untuk pergi ke sungai mandi.
Saksi lainnya, JML (47), memberikan keterangan, saat hendak menuju kebun dan melintas di area sungai, ia melihat sesosok tubuh mengapung di pinggir sungai. Temuan tersebut kemudian segera diberitahukan kepada Kepala Dusun Yusran.
Hasil identifikasi menunjukkan adanya luka robek pada daun telinga kanan sepanjang 1 cm. Selain itu, perut korban tampak membesar serta tubuh mulai mengalami pembengkakan dan kekakuan. Diketahui kondisi korban sebelumnya sudah mulai pikun.
Hen/Adr

































