foto (ist)
KABAR-SATU, SOPPENG — Pembukaan Harmony Camp atau Kemah Moderasi Beragama di Kabupaten Soppeng berlangsung istimewa’ Pasalnya, bertepatan dengan hari milad Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di kalangan pelajar madrasah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng, H. Afdal, S.Ag., M.M., mengatakan, kemah moderasi ini bertujuan mendekatkan agama kepada penganutnya serta membangun kesadaran beragama yang inklusif dan toleran.
Hata Afdal, Program ini juga merupakan implementasi dari Asta Prosta, program prioritas Kementerian Agama dalam meningkatkan kerukunan umat beragama dan cinta kemanusiaan.
Kegiatan ini mengusung nilai-nilai universal yang bersumber dari kitab suci berbagai agama. Sebagaimana tertuang dalam Al-Qur’an surat Al-Hujurat ayat 13 yang menyatakan “Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal.” Nilai serupa juga ditemukan dalam Injil Matius 22:39: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”
Kata Afdal, Tidak hanya bersumber dari kitab suci, kemah moderasi ini juga mengintegrasikan kearifan lokal masyarakat Soppeng melalui filosofi “Assimelereng” yang bermakna saling menghormati dan menghargai perbedaan. Konsep ini menjadi landasan kuat dalam membangun harmoni di tengah keberagaman.
“kami berharap kegiatan kemah moderasi beragama ini terus ditingkatkan baik dari segi kualitas maupun kuantitas di seluruh satuan pendidikan madrasah.”ujarnya, Selasa (24/6/2025).
Ia menyebut, Harmony Camp ini melibatkan siswa-siswi madrasah se-Kabupaten Soppeng sebagai upaya konkret menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sejak dini.
“semoga denga adanya kegiatan ini dapat menjadi model pembinaan karakter yang dapat diadopsi daerah lain dalam memperkuat moderasi beragama di Indonesia.”tutup afdal.
Hen/Adr












