Metro

RPJMD 80% Rampung, Bupati Soppeng Matangkan Implementasi Visi dan Misi

×

RPJMD 80% Rampung, Bupati Soppeng Matangkan Implementasi Visi dan Misi

Sebarkan artikel ini

foto (ist)

KABAR-SATU,SOPPENG — Upaya untuk memaksimalkan kinerja pemerintahan pasca efisiensi anggaran menjadi fokus utama dalam rapat koordinasi terbatas yang dipimpin Bupati Soppeng Suwardi Haseng, Rabu (7/5/2025). Bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati, pertemuan yang dimoderatori Pjs Sekda Andi Ibrahim Harta ini, menghadirkan seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Kita perlu merapatkan barisan dan memantapkan kekompakan untuk melaksanakan berbagai program pasca penerapan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran,” tegas Bupati Soppeng Suwardi Haseng dalam sambutannya.

Dalam rapat tersebut, terungkap kemajuan dalam penyusunan RPJMD yang telah mencapai progres 80%. Kepala Bappelitbangda, Andi Agus Nongki mengonfirmasi, proses harmonisasi dengan visi Soppeng Setara (Sehat, Maju, dan Berdaya Saing Berbasis Agropolitan) berjalan lancar dan Musrenbang RPJMD direncanakan berlangsung pada 14-16 Mei 2025.

Prestasi Sektor Pertanian dan Tantangan Infrastruktur

Data yang disampaikan PLT Kadis DTPHPKP, Alia Warjuni menunjukkan capaian dengan serapan beras dari gabah petani Soppeng mencapai 18.146 ton.

“Masih ada sekitar 8.000 hektar lahan yang akan segera panen,” jelas Alia.

Sementara pada sektor infrastruktur, Kadis PUPR Andi Haeruddin menyampaikan rencana rehabilitasi berat dua jembatan penting.

 “Segera setelah proses efisiensi anggaran rampung, kita akan melaksanakan tahapan lelang untuk rehabilitasi jembatan Salokaraja dan Kessing sesuai arahan Bapak Bupati,” paparnya.

Penanganan Stunting Jadi Perhatian Utama

Penanganan stunting menjadi salah satu isu krusial yang mendapat perhatian khusus dalam pertemuan tersebut Andi Husniati selaku Kadis DP3AP2KB menjelaskan strategi penanganan stunting dimulai dengan rapat koordinasi bersama berbagai pemangku kepentingan.

“Kami melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Kesehatan agar metode intervensi stunting efektif dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Melengkapi informasi tersebut, Plt. Kadis Kesehatan Muhammad Evinuddin mengungkapkan data mencengangkan, jumlah sasaran stunting di Kabupaten Soppeng mencapai 1.242 anak. Selain fokus pada stunting, pihaknya juga akan melaksanakan rehabilitasi beberapa Puskesmas dan pengadaan obat secara selektif untuk menghindari kadaluarsa.

Perbaikan Layanan Kesehatan dan Penataan Pasar

Direktur RS Latemmamala Mudirusniah, melaporkan keberhasilan mengatasi keluhan masyarakat terkait kelangkaan obat dan antrian panjang.

“Berkat arahan Bupati, antrian sudah tertib dan pengambilan obat sudah cepat,” ungkapnya.

Sementara itu, penataan Pasar Sentral dan Pasar Lamataesso juga mendapat perhatian serius. Kadis Koperindag Andi Agus Salim menjelaskan, persiapan relokasi para pedagang yang menempati badan jalan ke dalam area Pasar La Mataesso dan sekitar area parkir.

“Kami targetkan relokasi selesai sebelum Idul Adha,” katanya optimis.

Di penghujung pertemuan, Bupati Suwardi Haseng kembali menuturkan, pentingnya koordinasi dan kekompakan seluruh jajaran pemerintahan.

 “Pertemuan semacam ini akan terus dilaksanakan sesuai dengan urgensi pembangunan ke depan,” pungkasnya.

**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *